Tak-tik-boom

Tak-tik-boom

Deskripsi:

Peserta yang telah dibagi kelompok akan berkompetisi untuk menjadi kelompok yang terbaik dengan bertahan paling lama dalam menyebutkan “tak-tik-boom” dengan aturan tertentu.

 

Alat dan bahan:

[-]

 

Estimasi waktu:

Sekitar 20menit (bisa lebih tergantung kemampuan konsentrasi peserta)

 

Petunjuk pelaksanaan:

  • Ø Bagi peserta kedalam kelompok-kelompok, dengan populasi 10 orang per kelompok, peserta berlebih bisa dijadikan obeserver
  • Ø Minta tiap kelompok untuk berbaris  dalam s atu baris  memanjang ke belakang
  • Ø Berilah nomor tiap kelompok dari 1 sampai terakhir (jika peserta 100 orang berarti sampai kelompok 10)
  • Ø Berikan aturan permainan sebagai berikut:
    • Tiap kelompok akan bermain dengan menyebutkan “tak-tik-boom’
    • Aturan penyebutan tak-tik-boom adalah sbb:
      • Sebut nomor salah satu kelompok
      • Orang pertama pada kelompok itu (yg paling depan) harus mengatakan “tak”
      • Orang kedua (yang dibelakang orang pertama) kemudian mengatakan “tik”
      • Orang ketiga melanjutkan dengan “boom”
      • Orang keempat menyebutkan “tak”
      • Demikian seterusnya sampai orang ke-9
      • Orang kesepuluh tidak menyebutkan “tak” tapi menyebutkan nomor kelompok lain
      • Kelompok yang nomornya disebut harus menanggapi dengan cara yang sama yang dilakukan kelompok yang “menembak”nya
    • Kelompok akan kalah dan tidak bisa meneruskan permainan jika:
      • Tidak ber-tak-tik-boom saat nomor kelompoknya disebut
      • Menyebutkan nomor kelompok yang sudah kalah
      • Anggota kelompok ada yang salah dalam menjalankan tugas mengatakan tak-tik-boom (misal orang kelima berkata “boom” padahal seharusnay berkata “tik”)
  • Ø Permainan berakhir saat tinggal dua kelompok yang bertahan, dankedua kelompok itu dinobatkansebagai kelompok juara

 

Refleksi:

  • Ø Tanyakan pada kelompok yang kalah pertama kali mengenai kesulitan apa yang dihadapi
  • Ø Tanyakan juga pada kelompok yang juara kenapa bisa juara
  • Ø Analogikan permainan tersebut dengan kelompok yang diikuti oleh peserta:
    • Apa yang kira-kira dapat menjadi penghambat kinerja kelompok dalam berkordinasi?
      • Gunakan feecback dari peserta yang gagal
    • Apa pula yang dapat menjadipemacu kinerja kelompok?
      • Gunakan feedback dari peserta yang berhasil
  • Ø Simpulkan bahwa hal-hal tersbut adalah hal-hal yang akan dihadapi dalam berorganisasi atau berkelompok, bentuknya mungkin akan berbeda tapi esensinya akan tetap sama
Advertisements

Puzzle

Puzzle

Games & Simulation

Gambaran umum:

Permainan untuk memahami bagaimana cara mengungkapkan pendapat yang dapat diterima kelompok

 

Tujuan:

  • Ø Memaksa peserta bekerja dalam kelompok
  • Menganalisa dinamika yang terjadi dalam kelompok saat bekerja

 

Estimasi waktu:

15 — 30 menit

 

Material:

Hand out “puzzle” dan hadiah (harus ada)

 

Prosedur:

  • Ø Bagi peserta kedalam kelompok beranggotakan 5—7 orang pisah ikhwan akhwat
  • Ø Beritahukan bahwa mereka akan berkompetisi untuk menyelesaikan suatu masalah dalam kelompok dan kelompok yang pertama menyelesaikan masalah akan mendapat hadiah
  • Ø Bagi kertas “puzzle” [dibuat dulu]
  • Ø Hentikan permainan setelah salah satu kelompok berhasil memecahkan masalah
  • Kasih hadiah buat yang menang

 

Bahan diskusi:

  • Ø Gimana rasanya menang?
  • Ø Apa kelebihan tim yang menang?
  • Siapa yang memecahkan masalahnya?
  • Apa hikmahnya?

 

Arahan diskusi:

  • Ø Bahwa pemikiran dalam satu kelompok bisa berbeda-beda
  • Makin kita memaksakan kehendak, akan makin runyam suasananya

Kisah Raja dan 3 Putranya

Kisah Raja dan 3 Putranya

Membuat sebuah analogi dari persoalan yang diberikan. Pemimpin memiliki tujuan.

Durasi                        : 10-15 Menit

Peralatan                  : Komputer/Laptop, LCD Projector

Jumlah peserta        : > 25 orang

Teknis                       :

  1. Fasilitator menceritakan sebuah kisah : ( Alternatif bisa menggunakan alat bantu komputer/laptop, LCD projector dan diirnigi musik, dengan demikian membuat suasana pelatihan lebih hidup ).

Di lembah Baliem yang subur, berdiam suku Dani yang pekerjaan utamanya bercocok tanam namun gemar berperang. Suku ini dipimpin oleh seoarang raja yang sangat bijaksana. Beliau memiliki 3 orang putra yang telah dewasa. Karena raja telah tua maka ia memanggil ketiga putranya. Mereka diberi sebuah tugas, yaitu : masing-masing harus mendaki Gunung Jayawijaya dan membawa sesuatu yang menurut mereka paling berharga dari puncak gunung tersebut. “Barangsiapa dari kalian yang dapat membawa barang yang paling berharga, akan menggantikan aku sebagai raja !” Putra pertama berangkat dan pulang membawa sebuah batu dengan 7 warna yang amat berkilau. Putra kedua berangkat dan pulang membawa seikat bunga edelweis yang sangat langka. Putra ketiga akhirnya berangkat dan pulang tanpa membawa apapun. Namun ia bercerita mengenai pemandangan indah yang dilihatnya di balik Gunung Jayawijaya, yaitu sebuah daerah yang dialiri oleh 2 anak sungai dan sangat subur.

Siapakah yang akan terpilih menggantikan sang raja ?

  1. Jawaban : yang dipilih adalah putra ketiga karena dia memiliki visi kedepan.

Nilai yang terkandung :

  1. Salah satu hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin adalah VISI yang jauh ke depan, tidak hanya 1 langkah ke depan namun 2 atau 3 langkah ke depan. Sementara harta dan benda lainnya hanyalah salah satu “kesenangan duniawi” belaka. Orang yang mempunyai VISI bisa meraih kekayaan, kesehatan ,karier, kesuksesan, keluarga, spiritual, dan sebagainya, tapi orang yang tidak mempunyai VISI akan menghabiskan semuanya itu di dalam tangannya karena dia tidak mempunyai tujuan hidup.
  2. Pemimpin yang tidak memiliki visi / tujuan hanya akan membawa pengikutnya jalan ditempat ataupun jika memiliki visi/tujuan tetapi tidak jelas maka akan membawa pengikutnya ke jalan yang salah. Demikian pula dalam hidup kita, jika kita tidak mempunyai suatu arah/tujuan hidup maka kita akan kehilangan gairah/semangat hidup karena tidak tahu apa yang mau dicapai. Apabila kita tidak jelas akan tujuan tersebut, misalkan : kita mencari pasangan hidup yang seksi bisa montok, bisa langsing, bisa gemuk, dan sebagainya. Akhirnya pasangan hidup yang datang pun bisa jadi tidak sesuai dengan dengan keinginan kita karena kita sendiri tidak jelas akan keinginan kita.

Group formation

Gambaran umum:

Permainan ini dimaksudkan untuk menunjukan bahwa membentuk kelompok adalah hal yang mudah

 

Tujuan:

  • Ø menggerakan peserta untuk mempertahankan pendapat
  • Ø Menunjukan bahwa setiap kelompok dapat terbentuk dengan mudah

 

Estimasi Waktu :

30 menit

 

Material:

  • Ø karton 4 macam warna
  • Ø karton bergambar hamburger, pizza, baso (semangkok), martabak
  • Ø karton bergambar kecoa, ulat/cacing, tikus, cicak

 

Prosedur:

  • Ø semua peserta dikumpulkan ditengah membentuk persegi dengan 4 orang pemegang karton di 4 sudut-sudutnya
  • Ø Beritahukan bahwa mereka akan diperintahkan untuk  bergabung dengan salah satu dari 4 orang disudut yang memegang warna yang paling mereka sukai
  • Ø Setelah aba-aba pemegang karton mengangkat karton menunjukan warna karton yang dipegangnya
  • Ø Setelah semua peserta berada pada sudut mereka masing-masing, diskusikan mengapa mereka memilih berada pada sudut itu
  • Ø Kumpulkan lagi peserta ditengah untuk kategori selanjutnya

 

Bahan diskusi:

  • Ø Apakah jumlah peserta ditiap kategori seimbang?
  • Ø Apakah pada kategori yang berbeda jumlah peserta pada salah satu sisi tetap sama?
  • Ø Bagaimana cara kelompok dapat terbentuk berdasarkan game yang baru dilakukan?

 

Arahan diskusi:

  • Ø Bahwa kelompk dapat terbentuk atas dasar memiliki kesamaan hal yang disukai (misal warna dan makanan favorit) dan juga dapat terbentuk berdasarkan kesamaan hal yang tidak disukai (hewan menjijikan)

bintang delapan sudut

jokes
Deskripsi:
Kelompok berjumlah 8 orang berdiri melingkar dan mengoper tiga plastik berisi air dengan pola bintang delapan sudut.

Estimasi waktu:
20–30 menit

Alat dan Bahan:
Plastik berisi air

Petunjuk Pelaksanaan:
 Minta peserta membentuk lingkaran
 Berikan tiga plastik berisi air pada peserta secara acak, lalu jelaskan bahwa mereka harus mengopernya dengan pola yang diberikan tanpa menjatuhkannya. Kelompok yang paling lama menjatuhkan adalah yang menang
 Gambar arah lemparan
 hitung berapa lama sebelum ketiga plastik pecah
 Diskusikan

Refleksi:
 Bagaimana rasanya?
 Kalau jatuh, kenapa?
 Kenapa kelompok bisa bertahan lama?
 Adakah cara yang lebih efektif dalam melakukan sesuatu?
 Apabila ada komando dan ritme apakah segala sesuatu akan lebih mudah?

Selamat Mencoba!