Budaya Kerja Bangun Pencitraan Usaha

culture

Inget ada materi Madrasah Mujahid Bisnis dari @KangRendy..

Jadi langsung dishare deh..

#Tujuan Bisnis :

  1. Willingness to help
  2. Contribute
  3. Growing
  4. Suistainable
  5. Cring-Cring

#Budaya : suatu persepsi bersama yang dianut oleh anggota-anggota organisasi itu.

#Budaya Kerja Kondusif :

  1. Disiplin
  2. Ikhlas
  3. Jujur
  4. Responsive
  5. Amanah
  6. Syukur
  7. Profesional
  8. Konsisten
  9. Transparan
  10. Customer oriented
  11. Open minded
  12. Proactive

#Membangun Budaya Kerja

  • Definisikan budaya kerja yang paling pas & sesuai karakter usaha & merk

ü  Values

ü  Belief

ü  Attitude

ü  Behaviour

ü  Habit

ü  Culture

  • Karyawan paham mengenai budaya kerja
  • Pemimpin menjadi role model

#Pemahaman budaya organisasi

  • Internallisasi ke setiap jiwa karyawan

ü  Kebiasaan positif & terefleksi dalam setiap tindakan/cara kerjanya

  • Buatlah sistem sosialisasi & reward yang tepat

ü  Permainan seputar jargon “budaya  kerja”

ü  Memberi hadiah-hadiah kecil

ü  Sosialisasi berkesinambungan

ü  Sharing (sikap,SOP,tatanan organisasi,layout kantor,kemasan produk, dll)

ü  Sistem evaluasi

#Contoh budaya kerja :

  • Partisipasi 100 %
  • Etos kerja
  • Disiplin
  • Upaya bersama
  • Loyalitas
  • Integritas

#Budaya kerja yang tepat :

  • Karakter menarik untuk menciptakan branding
  • Membangun lingkungan kerja yang kondusif
  • Mendukung cara kerja karyawan yang efektif dalam mencapai target

#Budaya Kerja Vs Branding

“Merk harus memiliki kepribadian/identitas”

Cerminan Leader

Akumulasi Karakter

Budaya Kerja Selaras

SELAMAT MENYUSUN BUDAYA KERJA PERUSAHAAN ANDA !!!

Gagal No Problem ! Sukses, It’s Ok.

sukses-ok

Pada zaman sekarang ini, banyak calon pengusaha yang ingin membuka usaha dalam bentuk motive profit guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, sangat disayangkan sekali bila para calon pengusaha takut akan resiko yang nantinya akan dihadapi.

Padahal, seorang entrepreneur sejati adalah seorang yang bisa memanfaatkan sebuah peluang dan juga berani untuk mengambil resiko, termasuk resiko mengalami kegagalan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa “kegagalan” adalah suatu akhir dari segalanya. Banyak orang juga berparadigma bahwa “sukses adalah suatu keberhasilan yang dalam menggapainya tidak pernah mengalami hambatan dan tidak pernah mengalami kegagalan.

Hal itu sangatlah salah besar. Sebenarnya, Tuhan sudah menciptakan kegagalan satu paket dengan kesuksesan. Walaupun berbeda sifat, tapi dapat diibaratkan seperti dua sisi mata uang koin. Disisi yang berbeda memiliki perbedaan yang sangat jelas, tetapi masih tetap satu kesatuan dalam koin tersebut.

Alasanya, mengapa Tuhan menciptakan kesuksesan dan kegagalan dalam satu paket padahal berbeda sifat? Jawabanya adalah, agar kita pada saat mengalami kesuksesan dapat menikmatinya semanis mungkin. Alasan kedua adalah, agar kita dapat selalu bersyukur dan ingat kepada Tuhan dan melatih mental kita dalam berikhtiar.

Sebenarnya, kesuksesan yang hakiki adalah bangkitnya Kita dari sebuah kesusahan atau kegagalan dan berhasil membalikan keadaan, dari yang asalnya gagal menjadi sukses.

Maka dari itu paradigma para calon entrepreuneur yang beranggapan bahwa “kegagalan adalah akhir dari segalanya” harus secepat mungkin dipatahkan dan diubah.

Namun, dalam menggapai kesuksesan dibutuhkan langkah-langkah tertentu untuk mewujudkannya. salah satu cara yang paling efektif dan paling dasar adalah meningkatkan kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual.

Dengan meningkatkan kualitas kecerdasan emosi dan spiritual, maka dengan kata lain kita telah meningkatkan keimanan. Dengan tebalnya keimanan kita terhadap Tuhan, maka segala rintangan apapun akan mudah kita hadapi.

Pada hakikatnya, orang bodoh dikalahkan orang terpelajar. Orang terpelajar dikalahkan orang cerdik. Orang cerdik dikalahkan orang hoki. Orang hoki dikalahkan orang nekat. Orang-orang ini semuanya dikalahkan  Oleh orang beriman.

Dengan cerdasnya emosi dan spiritual kita, maka kita dapat dimungkinkan sekali untuk melakukan tindakan-tindakan yang tepat dalam menjalankan roda bisnis.

Pada zaman dahulu, seorang Samurai sejati sudah mempersiapkan dirinya untuk mati sebelum Ia bertarung. Tapi, yang terjadi adalah musuhnya yang mati. Sama halnya dengan entrepreneur sejati. Apabila Ia ingin menggapai kesuksesan, maka Ia harus berani mengambil resiko dan berani untuk gagal lalu bangkit kembali.

Maka dari itu, bangkitlah untuk menjadi seorang entrepreneur sejati. Jangan tunggu kondisi membaik, tetapi lakukan sesuatu agar kondisi membaik. Dan jadilah seorang entrepreneur yang sukses menurut penilaian Tuhan, bukan menurut penilaian manusia. Terus pegang teguh prinsip kebenaran !

Allahu Akbar !

by: win@formais

 

Psikologi Pasar

Kehidupan di zaman globalisasi sangat begitu kompleks. Pengorbanan yang dilakukan setiap orang menjadi sangat besar. Pendapatan yang didapatkannya tidak sebanding dengan pengeluaran yang harus dikeluarkan setiap bulannya. Sadar akan hal itu, akhirnya orang-orang mulai berpindah jalur menuju dunia bisnis.

Dunia bisnis memang sangat menjanjikan keuntungan yang luar biasa besar, namun juga bisa membuat orang langsung terjatuh. Orang-orang terkaya di dunia pun berasal dari dunia bisnis, sebut saja Warren Buffet dan Bill Gates. Kisah sukses mereka pula yang membuat orang berbondong-bondong untuk mulai melakukan bisnis, termasuk di Indonesia.

Keadaan di Indonesia bahkan sangat mendukung ketika pemerintah mengeluarkan program untuk menggalakan wirausaha. Akhirnya orang-orang dari berbagai kalangan pun memulai bisnis. Ternyata dari semua orang yang memulai bisnis tersebut, tidak semua orang mampu bertahan. Banyak juga yang akhirnya jatuh dan gagal. Ternyata setelah diteliti, yang menyebabkan bisnis itu gagal atau berhasil terletak pada marketing dan selling.

            Marketing dan selling bisa dikatakan sebagai tombak perusahaan. Semakin banyak selling, maka akan semakin banyak keuntungan yang didapatkan. Untuk itu, orang-orang perlu benar-benar memahami dunia marketing dan selling sebelum mereka terjun di lapangan. Ada sebuah konsep yang luar biasa dalam penjualan, konsep itu dinamakan psikologi pasar. Konsep ini akan menjelaskan bagaimana cara pertama kali kita menjual hingga akhirnya terjadi transaksi.

Misalnya kita akan menjual suatu produk, sebut saja training public speaking. Tujuan kita tentunya bagaimana mendapatkan peserta untuk ikut dalam training kita. Maka yang harus kita lakukan adalah selling. Ada beberapa tahapan yang bisa membuat selling kita menjadi lebih efektif.

            Pertama, memberikan tahu kepada masyarakat tentang produk kita. Awalnya masyarakat tidak mengetahui tentang produk kita. Maka ditahap ini pemasar harus memberi tahu kepada banyak orang tentang produk yang kita miliki. Setelah diberi tahu, maka otomatis orang-orang akan  tahu.

            Kedua, membuat orang-orang tertarik dengan produk kita. Orang-orang yang sudah tahu dengan produk kita belum tentu mereka akan suka dengan yang kita tawarkan. Maka disini perlu diberi tahu apa  dari produk kita dibandingkan dengan produk yang lainnya. Misal training kita akan membantu peserta hingga benar-benar bisa tampil di depan umum.

            Ketiga, membuat orang-orang merasa butuh. Orang-orang yang tertarik tadi terus diberikan hal-hal yang mereka merasa bahwa mereka butuh produk kita. Bisa dengan melihat fakta-fakta yang terjadi atau kaitkan dengan dampak yang akan didapatkan jika membeli produk kita. Misal, banyak orang yang sukses karena karir mereka didukung dengan kemampuan public speaking yang bagus.

            Keempat, membuat orang-orang menjadi terdesak untuk membeli. Banyak orang yang membeli sesuatu bukan karena keharusan, melainkan karena kita membuat calon pembeli merasa terdesak untuk membeli. Hal ini bisa dilakukan dengan memberi tahu dampak positif dengan menggunakan produk kita. Misal, dengan mengikuti pelatihan public speaking, maka akan membantu peserta untuk lebih cepat berkembang di karirnya serta mendapatkan lingkungan yang positif.

            Kelima, terjadilah transaksi. Tahapan yang dilakukan tadi akan membuat calon pembeli semakin dekat dengan produk kita. Maka saat itu terjadi, transaksi akan terjadi dan akhirnya orang-orang membeli produk kita.

Itulah kelima alur yang bisa kita gunakan saat melakukan penjualan. Tahapan itu akan sangat membantu, karena nantinya kita tidak hanya sekedar menjual namun juga membuat orang masuk dalam psikologi pasar yang baik. Selamat mengaplikasikan alur psikologi pasar dan rasakan sensasi saat produk kita semakin banyak yang terjual.

Psikologi pasar