Ganesha Inspiring Forum #36

image

Kapankah ide itu muncul?
Terkadang ia ada saat justru kita terjebak dalam suatu tantangan.

Kabar baiknya, tantangan selalu hadir dalam setiap waktu.

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA/AEC) adalah sebuah tantangan baru yang menuntut nyali kita di era persaingan global.

“Prospering Goals To Asean Economic Community”

Menjadi tema yang penting bagi kita “anak panah” Indonesia dalam berkarya.

Akan dibahas oleh M. Erfan Apriyanto, sebagai anggota ESCAP Business Advisory Council (Perwakilan Anggota Ekonomi PBB Wilayah Asia Pasifik)

Tentukan langkahmu untuk menyimak pembahasannya dalam :
Ganesha Inspiring Forum #36

⏱Waktu
Senin, 25 April 2016
Pukul 16.00-18.00 WIB

🏤Tempat
Graha Ganesha
Jl. Tubagus Ismail No.5D

📝Registrasi
Nama_Gif36
Kirim ke:
083818339960

Organized by :

IG: @GaneshaInspiringForum

Supported by :
@ganeshapublicspeaking @lagerozzid @Kangenwater by Ganesha Health

👆🏻Bersiap dengan tantangan baru di era Masyarakat Ekonomi Asean? 😎😎

Tanpa Tujuan, Apalah Arti Bersaing 🙂
See you!

3 Tips Mengatasi BLANK saat bicara di depan umum!

Tips Mengatasi BLANK

Teruntuk Anda yang pernah atau seringkali BLANK saat berbicara di depan umum. Sesuai janji saya pada tulisan sebelumnya, saya akan bagikan 3 tips spesial untuk mengatasi blank. Saya sarankan Anda membaca tulisan sebelumnya berjudul “Kata Siapa BLANK itu Masalah” agar persepsi Anda sama dan tentunya semakin mudah menggunakan 3 tips ini.

Silahkan baca dulu bagi yang belum. https://fauzinoerwenda.wordpress.com/2016/04/12/kata-siapa-blank-itu-masalah/

Blank itu membuat kita lupa dengan beberapa materi yang ingin disampaikan. Semakin kita berupaya mengingat, justru semakin kita sulit untuk mendapatkan ingatan itu kembali. Jadi, jangan memaksakan untuk mengingat. Tenangkan diri dulu, baru atasi dengan jernih.

Baiklah kawan-kawan yang saya cintai, sudah ga sabar pengen tahu apa aja tipsnya? Kayaknya emang greget yah kalo blank melanda, padahal kita lagi asik-asiknya ngomong.

Well, here we go! Ini dia 3 tips spesial untuk mengatasi blank. Ketiga tips ini bisa Anda lakukan jika makhluk bernama blank itu menyerang.

1.JOKING

Saat Anda diserang blank, biasanya secara ga sadar kita langsung kikuk dan bingung mau ngomong apa lagi. Dalam kondisi itu, tentu kita menjadi awkward bangetlah. Seandainya nanti Anda mengalami hal serupa, stay cool aja guys. Sebelum audience sadar Anda blank, segera Anda ganti state presentasi Anda menjadi bahan candaan.

Misalnya, Anda sedang bicara tentang rahasia menjemput jodoh impian. Terus tiba-tiba Anda lupa tentang bahasan selanjutnya, disitulah Anda mulai bermain untuk memainkan “jokes”. Tentu dengan wajah yang so cool, Anda bisa mengatakan dengan cara seperti ini, “kawan-kawan jomblo yang sedang gundah gulana, saya merasakan kesedihan Anda karena bertahun-tahun tak jua mendapatkan jodoh impiannya, moga-moga acara ini menguatkan Anda karena akhirnya Anda bertemu dengan korban jomblo yang tak laku-laku”.

Apa yang Anda bicarakan itu tentu bukanlah materi utama, karena Anda pun lupa. Namun, apa yang Anda lakukan justru membuat audience terhibur karena hal itu menjadi candaan yang sesuai dengan tema.

Dalam kondisi itu, apakah audience tahu Anda sedang blank? TIDAK! Audience akan terus menikmati setiap flow yang Anda sampaikan selama Anda pun menikmati. So, nikmatilah setiap hal yang Anda katakan. Saat Anda merasa lebih tenang, lanjutkan kembali dengan materi utama yang akan Anda sajikan.

2.IMPROVING

Cara selanjutnya ketika Anda sedang blank yaitu lakukan improvisasi. Bahasa gaulnya sih NGELES. Ingat prinsipnya, apa pun yang Anda katakan, audience tidak tau loh hal yang akan Anda sampaikan. Maka blank atau tidak, audience gak akan pernah tahu jika Anda tidak memberi tahu. Jadi, tenang aja kalo tiba-tiba Anda dilanda amnesia.

Teruslah cari topik lain sehingga audience tidak menyadari kondisi Anda. Seandainya Anda merasa mentok dan bingung bicara apa lagi, cara lainnya adalah dengan NGAKU kalo Anda blank. Ngaku? Iya ngaku guys.

Lupa itu kan sifat manusia, jadi wajar aja. Ketika Anda lupa, katakan itu dan lanjutkan presentasi Anda. Beberapa kali saya pernah lupa materi yang disampaikan. Pernah saya bahas 5 cara mengatasi grogi. 4 dari 5 cara sudah saya sampaikan. Dan ternyata cara kelimanya saya lupa. Sempet terdiam sejenak, lalu akhirnya saya ngaku kalo saya lupa.

Ini yang saya katakan, “oke kawan-kawan semua sekarang saatnya membahas cara kelima untuk mengatasi grogi. Kabar buruknya saya lupa cara yang kelima ini. Tapi kalo saya nunggu inget, bisa jadi ampe tahun monyet saya tetep lupa. So ,gimana kalo saya lanjutkan aja. Seandainya pas saya lanjut ternyata inget lagi, baru kita bahas lagi cara kelimanya. Sepakat?”

Show must go on! Ternyata audience memaklumi kok. Tinggal bagaimana kita mengemas setiap kata yang ingin disampaikan. Jadi paham kan kalo nge-blank itu bukan masalah?

3.QUESTIONING

Strategi berikutnya untuk mengatasi blank saat Anda sedang tampil yaitu dengan memberikan pertanyaan. Misal Anda sedang membahas tentang MEA dan Anda lupa selanjutnya membahas apa. Ajukan saja pertanyaan tentang MEA pada audience. Dengan ngeles cantik, lalu Anda tanya.

Misalnya, “Selanjutnya ada bahasan menarik tentang MEA. Agar bahasannya makin keren, saya pengen ajukan dulu pertanyaan terkait untuk kawan-kawan semua. Siap yah?” Nah yang ini baru ngeles (improvisasi) cantiknya. Dikasih pertanyaan, audience justru jadi tegang. Iya kan?

Tembak deh dengan pertanyaan, “menurut Anda, bagaimana strategi terbaik untuk menghadapi MEA?” Akhirnya terjadi diskusi menarik seputar MEA. Kondisi itu Anda manfaatkan untuk mengingat kembali sambil menenangkan diri. Jika memang Anda masih lupa, yasudah, lanjutkan saja dengan materi yang lain. Ingat, show must go on!

Akhirnya 3 tips mengatasi blank sudah saya berikan. Pada praktiknya di lapangan, boleh jadi Anda menemukan cara lain yang lebih mutakhir dalam mengatasi blank. Gunakan cara itu dan jangan lupa ajarkan ke yang lain.

Ketiga cara itu silahkan Anda praktikan sesuai dengan kondisi yang sedang Anda alami. Pastikan Anda menggunakan jurus yang tepat ketika menghadapi setiap momennya.

Well, blank itu sifatnya netral. Blank tidak bisa disalahkan sebagai penyebab gagalnya presentasi kita. Justru jadikan blank sebagai alat agar presentasi kita semakin menarik.

Apa pun yang terjadi saat Anda tampil, itu semua adalah potensi yang membuat presentasi Anda semakin menarik. Trust it!

Selamat melatih diri Anda.

Kindly Regards,

Fauzi Noerwenda

Trainer Ganesha Public Speaking

www.gpssbandung.com

 

Kata siapa BLANK itu masalah?

Blank Public Speaking

Berbicara itu susah susah gampang. Bagi yang susah artinya susah, tapi bagi yang gampang artinya gampang. Wih, kamu masuk yang mana guys? Ngerasa susah ngomong atau malah gampang?

Saya percaya bahwa setiap orang punya potensi untuk tampil baik di depan banyak orang. Tinggal bagaimana kita mau melatih diri agar semakin terbiasa.

Banyak orang bilang public speaking itu susah? Betulkah?

Sebagian besar alumni Ganesha Public Speaking pada awalnya mengatakan hal yang sama. Public speaking itu susah, gak berani tampil, takut nge-blank dan lainnya.

Well, selalu ada tantangan dalam setiap perjalanan . Salah satu hal yang paling ditakuti orang-orang saat mau tampil yaitu BLANK!

Padahal udah persiapan optimal, tapi tetep aja blank. Udah berulang kali latihan di depan cermin, di depan orang sampai di depan makhluk halus, eh tetep aja blank. Kok bisa sih udah persiapan mateng tapi tetep aja nge-blank?

Kalo dari redaksi diatas, nge-blank itu kayaknya masalah. Kalian sepakat kalo blank itu masalah? Berdasarkan pengalaman yang saya temukan dari alumni Ganesha Public Speaking, ternyata hampir sebagian besar orang sepakat bahwa nge-blank itu masalah. Alhasil, begitu banyak orang yang kalut saat blank melanda. Pokoknya udah ngerasa berat deh buat tampil, seakan-akan gak ada solusi lagi. Hayo ngaku?

Kabar baiknya, saya punya 3 tips rahasia yang bakal dibagikan untuk mengatasi blank. Tapi sebelumnya, ada hal yang pengen saya bahas dulu tentang blank. Yuk kita samakan persepsi kita terlebih dahulu tentang blank.

Kawan-kawanku yang saya cintai, kata siapa blank itu masalah? Yes, blank akan menjadi masalah jika Anda menganggap sebagai masalah. Namun blank akan menjadi hal biasa jika Anda menganggap blank adalah hal yang biasa. Ngerti maksudnya? Silahkan cerna dulu yah.

Sebagai manusia yang tak luput dari dosa, maka blank sangat wajar terjadi. Bahkan saat Anda berlatih berulang kali pun blank bisa saja terjadi. Kok bisa?

Blank itu merupakan dampak dari grogi yang sedang dialami. Grogi sendiri merupakan rasa takut yang tak bisa dihilangkan. Artinya, hal itu terjadi secara alamiah sebagai respon terhadap diri. Selanjutnya tinggal kita atasi dan salurkan dengan hal-hal yang baik.

Saya pribadi sering kok mengalami blank di depan umum. But, show must go on. Saat saya nge-blank, saya lanjut aja bicara. Lah orang audience ga tau apa yang mau saya sampaikan. Selama saya stay cool, audience ga curiga kalo saya lagi nge-blank.

Nah kalo saya pas nge-blank langsung gemetaran dan bersikap aneh, audience bakal langsung curiga dengan Anda.

Hayo biasanya sikap seperti apa yang sering Anda tunjukan?

Jadi, blank bukan lagi masalah kan guys? Sikapi aja dengan menyenangkan. Show must go on!
Eh btw, tadi saya bilang mau share 3 tips untuk mengatasi blank yah?

3 tipsnya saya tulis di tulisan setelah ini yah. Sekarang resapi dulu tulisan diatas sampe Anda merasa baper dan mencoba untuk melakukannya.

Oke guys sekian dulu tulisan tentang blank-nya. Nantikan tulisan selanjutnya tentang “3 tips mengatasi blank”.

Selamat membaca. Selamat menjadi orang yang senang dengan BLANK ^_^

Kindly Regards,

Fauzi Noerwenda

Trainer Ganesha Public Speaking

Ternyata GROGI TIDAK BISA DIHILANGKAN!

image

Siapa pun Anda, saya percaya pasti pernah merasa grogi. Bener kan?

Entah dalam konteks apa pun, biasanya grogi selalu hadir.

Termasuk tentunya dalam public speaking.

Seberapa banyak orang yang tidak mau tampil hanya karena grogi?

Grogi akhirnya menjadi alasan agar tidak jadi tampil.

Lalu apakah grogi bisa dihilangkan?

Kabar buruknya ternyata grogi tidak bisa dihilangkan.

Grogi adalah perasaan alamiah yang muncul dalam setiap diri. Grogi akan muncul layaknya rasa senang, sedih, kecewa dan lainnya.

Grogi itu rasa takut. Prinsipnya sama saat Anda dikejar anjing, ngebohong saat gak ngerjain tugas, dan hal lainnya.

Dampaknya beragam, dari mulai keringet dingin, nafas ngos – ngosan, wajah pucet dan banyak lagi.

Grogi memang tidak bisa dihilangkan, namun grogi bisa disalurkan.

So, gimana sih cara menyalurkan grogi?

Basically, setiap orang tanpa sadar mampu menyalurkan groginya!

Well, apa yang dilakukannya mampu membuat diri lebih nyaman dan grogi teratasi.

Selain cara – cara tanpa sadar itu, saya mau share 5 cara menyalurkan grogi yang biasa tim @ganeshapublicspeaking lakukan setiap kali akan tampil.

Check it out guys.

1. TARIK NAFAS PANJANG
Hal pertama yang dilakukan saat grogi mendera adalah TARIK NAFAS. Hal ini bisa membuat diri lebih rileks.
Grogi membuat diri ga karuan, maka bernafas menjadi jalan agar tubuh menjadi nyaman.

2. CURI WAKTU
Lakukan persiapan dengan lebih awal. Waktu yang mepet membuat Anda semakin kepepet. Selain itu, di awal – awal penampilan, CURI waktu untuk mengambil fokus audience sehingga tanpa sadar grogi kita bisa berkurang.

3. INTERAKSI
Lakukan interaksi dengan orang – orang baik sebelum atau saat tampil. Hal ini akan membuat diri semakin nyaman. Bahkan Anda bisa memindahkan grogi yang Anda rasakan kepada audience. Caranya?
Ajak audience terlibat, lalu berikan pertanyaan kepada audience. Biarkan mereka bicara dan menjadi grogi, sementara Anda mundur perlahan untuk menikmati diri agar makin tenang. Asik kan?

4. BERGERAK
Cara selanjutnya adalah bergerak. Grogi yang Anda rasakan ternyata membuat seluruh energi yang ada dalam diri menjadi bertumpuk. Bahayanya, energi ini diam dan tidak tersalurkan. Ibarat sungai jika banyak sampah tentu bisa berakibat banjir. Maka salurkan energi Anda dengan bergerak.

5. NGAKU
Cara terakhir kalo lagi grogi yaitu ngaku. Hanya cara ini tidak kami sarankan untuk Anda yang sudah professional. Kenapa? Soalnya bisa nurunin kredibilitas dong. Maka cara ini spesial untuk Anda yang masih belajar atau jarang tampil. Di awal presentasi ngaku aja kalo kita grogi. Jadi saat Anda buat kesalahan, audience pun akan memaklumi. Namun jika Anda tampil hebat, disitulah audience akan tercengang. You’re really great.

Well, itu dia 5 cara yang bisa saya bagikan untuk Anda dalam mengatasi grogi.

Sekarang tau kan bakal ngapain kalo grogi datang?

Dari pada gak jadi tampil gara – gara grogi, mending hajar aja pake cara – cara diatas.

Yuk mulai dari sekarang, sebelum Anda nanti makin grogi dihadapan calon mertua. Bisa berabe kalo wanita idaman Anda kabur hanya karena Anda grogi. wkwkw.

Thanks yang udah mau baca. Terbuka banget untuk ngasih masukan, uang dan lainnya biar tulisan ini makin kece.

Oia, bahasan grogi sebetulnya masih banyak. Tulisan ini hanya sekelumit dari seseorang yang lagi belajar.

Semoga bermanfaat yah guys.
Happy reading.

Kindly regards,
Fauzi Noerwenda
Trainer Public Speaking
http://www.gpssbandung.com

Sungguh Membosankan Hidup ini!

Sungguh Membosankan Hidup ini!

“Bosen banget sih hidup ini, segalanya terus berputar sama persis”

“Arggg bete, setiap harinya hanya melakukan aktivitas yang sama”

“Bosen, lagi-lagi ngadepin hari yang penuh dengan derita”

 

Yes, ada semacam rasa yang muncul secara alamiah dalam diri manusia. 24 jam adalah modal waktu yang diberikan untuk melintasi dimensi dalam kehidupan. Akankah selalu bosan?

Faktanya, keluhan itu selalu muncul dalam diri manusia. Perputaran waktu tak sadar membuat kita sering bosan dengan aktivitas yang sama. Entah sekolah, kuliah, kerja, bisnis dan hal lainnya. Namun, benarkah bosan menjalani hidup?

Jika ada bosan, pastinya ada lawan kata sepadan yang lebih indah. MENYENANGKAN, sebuah kata yang terdengar labih indah bukan?

Jika Anda bosan, terima saja. Berarti Anda manusia yang mengalami naluri rasa yang alamiah. Rasakan kebosanan tersebut sampai Anda merasa bahwa bosan bukan lagi respon yang tepat untuk menjalani serangkaian episode kehidupan yang indah.

Sejujurnya, saat saya menulis artikel ini, ada rasa bosan yang sedang melanda. I don’t know why, but I feel not good. Saya sadari dan rasakan itu. Sampai akhirnya saya memilih untuk meluapkan kebosanan itu dengan menulis. Well, it’s work guys. Sekarang saya merasa lebih baik dan bahagia.

Oia, saat bosan sedang dirasakan, biasanya selalu ada hal baru yang ingin dilakukan. Namun, hal itu biasanya konyol dan diluar kesadaran kita. Sampai akhirnya kita merasa menyesal melakukan hal tersebut.

Jadi saat sedang bosan baiknya seperti apa?

Just feel it! Rasakan perasaan bosan itu hingga berkecamuk dalam dada. Sadari bahwa ada rasa tidak baik yang sedang dirasakan. Setelah itu barulah salurkan dengan hal-hal yang membuat kita lebih baik, seperti menulis, berjalan, bermain dan lainnya.

Bosan bukanlah alasan untuk kita berdiam diri, bosan justru menjadi alat agar kita semakin semangat dalam menjalani hidup.

Sungguh, ada banyak kebahagiaan saat kita menyikapi semua dengan menyenangkan.

So, say goodbye for “SUNGGUH MEMBOSANKAN HIDUP INI!”

Really, I’m happy and always happy.

#DailyNotes

Kindly Regards,

Fauzi Noerwenda

Tentang Cinta dan Tentang Diri Sendiri

Ganesha Public Speaking

“Cinta bukan hanya persoalan dag dig dug jika berada di dekatnya, namun juga bagaimana kita bisa menjadi nyaman dan apa adanya jika di dekatnya”.

Persoalan cinta tak akan pernah ada habisnya. Tentu bukan sekedar cinta biasa. Bagi Anda yang pernah membaca tulisan saya sebelumnya, pasti mengerti maksud cinta disini. Yess, cinta yang merupakan anugerah dari Sang Maha Cinta. Jadi makna cinta itu sangatlah luas.

Seminggu terakhir di bulan Maret, saya mendapat kesempatan untuk belajar di Yogyakarta. Serangkaian kegiatan saya lakukan dari mulai rafting, travelling, sharing dan hal lainnya.

Menariknya, semua hal yang dibahas tak pernah lepas dari bahasan cinta. Bagaimana tidak, cinta memanglah unsur yang mampu menjadikan setiap aktivitas kita menjadi bermakna. Bahkan unsur cinta itulah yang membuat kita selalu berupaya agar aktivitas kita bernilai ibadah. Yess, karena cinta untuk Sang Maha Cinta.

Sebagai individu, kita akan selalu berinteraksi dengan individu lainnya. Saling bercengkrama, bekerjasama, bahkan bisa jadi bertikai. Bisa dipastikan bahwa setiap orang mempunyai banyak tempat dalam beraktvitas. Pertanyaannya, mampukah kita selalu menjadi apa adanya disetiap tempat yang kita pijak?

Guru saya mengatakan bahwa manusia memiliki banyak topeng dalam dirinya. Hal itu sangat baik karena ada kalanya topeng dibutuhkan dalam beberapa kondisi. Disaat itulah gunakan topeng. Orang yang pandai menggunakan topeng rata-rata sudah pandai dalam mengenal dirinya.

Lalu bagaimana dengan orang yang masih sulit untuk mengenal diri? Alih-alih menggunakan topeng, justru dia sendiri bingung dengan topeng yang digunakannya.

Saat bertemu orang kadang suka jaim, suka ga bisa diem dan hal lainnya. Intinya gak jadi diri sendiri.

Teringat salah satu obrolan dengan salah seorang sahabat tentang teori cinta. Katanya, “orang jatuh cinta itu akan merasa dag dig dug jika ada di dekatnya”. Hayo Anda yang ngerasa, benerkah suka dag dig dug?

Yes, itu adalah perasaan alamiah yang muncul dalam diri manusia. Sudah sewajarnya ada perasaan yang hadir. Persis saat kita takut, bahagia, merasa terancam dan lainnya. Namun haruskah selalu seperti itu?

Ternyata ada pengalaman lain yang berbeda. Masih dari sahabat saya, ia sampaikan hal lain tentang cinta. Katanya, “terkadang cinta tak membuat kita merasa dag dig dug saat di dekatnya, justru karena cinta itulah yang membuat kita biasa aja dan merasa nyaman untuk menjadi diri sendiri saat berada di dekatnya”.

Well, dimana pun Anda berada. Belajarlah untuk mencintai dan menjadi diri Anda sendiri. Setiap hal yang Anda lakukan akan mengajarkan banyak hal baru.

Menjadi diri sendiri bukan berarti hanya menjadi Anda pada saat ini. Justru menjadi diri sendiri adalah fase dimana Anda mau untuk terus memperbaiki diri sehingga kelak akan menjadi pribadi yang semakin hebat.

Saat Anda bercengkrama dengan banyak orang, Anda akan semakin nyaman karena memang itulah diri Anda. Tinggal asah kekuatan dan berikan kontribusi terbaik.

Kalo kata Poo dalam film Kungfu Panda, “tak ada resep rahasia apa pun yang membuatku menjadi hebat, yang ada hanyalah menjadi diri sendiri”

Yes, ini memang tentang cinta dan tentang diri sendiri.

Selamat mencintai diri.

Selamat menjadi diri sendiri.