Perjalanan

image

Membangun kekuatan tim dibutuhkan racikan indah agar setiap insan yang berbeda mau untuk bersatu.

Perjalanan menjadi salah satu metode agar setiap insan mau mengenal lebih dekat agar senantiasa bersama.

#quotes #traveling #learning

SADARLAH!!!

SIAWARE.jpg

“Kehidupan itu begitu keras. Zaman tak lagi ramah pada setiap manusia. Jika tak mampu sadar, maka kehidupan akan terus menggilas pemeran zaman”

Manusia belajar dengan ragam cara yang berbeda. Proses belajar dilakukan sebagai upaya menjalankan kehidupan agar lebih mudah. Tentunya belajar pun menjadi media agar setiap orang mampu tersadar dengan setiap hal yang dihadapinya.

Aturan main dalam kehidupan sama. Ada reward jika berhasil dan ada punishment jika melanggar. Semua dikemas dalam waktu yang sama yaitu 24 jam. Saat mencoba menyelami kehidupan dengan lebih dalam, ternyata diri belum mampu sadar tentang makna waktu 24 jam.

Ada batasan kehidupan di bumi ini. Saat waktu tak bisa dioptimalkan, pupus sudah semua asa yang sudah terbangun sejak lama. Wahai diri, SADARLAH. Kehidupan sedang menanti aksimu yang nyata. Dimanakah diri yang selalu semangat mengoptimalkan waktu dengan baik?

Waktu berselang, selalu muncul kekecewaan dan kebahagiaan. Kecewa karena gagal mengoptimalkan waktu. Bahagia karena berhasil mengoptimalkan waktu. Alur pun bisa ditebak, saat waktu mampu dioptimalkan dengan baik, maka pencapaian pun bisa lebih baik. Pertanyaannya, lebih banyak kecewa atau bahagia?

KESADARAN menjadi salah satu gerbang yang membuat manusia terus berpikir tentang kehidupannya. Ada banyak kejadian yang akan dilewati. Ada banyak orang yang selalu menunggu keberhasilanmu. Sadarkah dengan semua itu?

Hidup bukan tentang diri kamu saja! Hidup pun tentang aku, kamu dan semua orang yang ada dalam kehidupan. Sungguh aneh jika diri hanya bisa marah seakan tak ada orang yang mendukung. Hei SADAR! Disaat kau lemah, sedih, takut, sejujurnya ada banyak orang yang mendukungmu. Hanya saja kau tidak sadar dan malah mengabaikannya. Mau sampai kapan kau abaikan orang-orang yang mendukungmu dengan penuh cinta?

Kehidupan memang keras, bahkan zaman pun tak lagi bersahabat. Namun semua akan mudah jika kesadaran itu hadir. Sadar bahwa kita tak melewati kehidupan sendiri, ternyata ada banyak orang yang selalu mendukung setiap langkah kita.

Ada banyak cinta yang menghiasi perjalanan kehidupan. Ada banyak alasan yang membuatmu terus melangkah dalam roda kehidupan. Belumkah kau sadar tentang kehadiran cinta itu?

Wahai diri. Waktu akan terus mengikis hingga tak ada lagi kesempatan untukmu. Sadarilah bahwa kini kita hidup dan melewati perjuangan bersama orang-orang terkasih.

Apa pun yang ingin digapai. Mulailah berjuang bersama. Sampaikan pesan cintamu pada orang-orang yang selalu mendukung setiap harapanmu. Berjalan bersama akan membuat tantangan zaman tak lagi membuatmu merana.

“Mari SADARI diri demi hidup yang lebih BERARTI dan pencapaian hidup yang kian TINGGI”

Terima kasih SIAWARE yang telah membantu membangunkan dan menyadarkan diri yang begitu lelap dalam kerasnya zaman.

Bandung, 21 Maret 2016

Kindly Regards,

Fauzi Noerwenda

-Trainer Public Speaking [www.gpssbandung.com]

-Author of Mengukir Bintang Kehidupan

-Founder Ganesha Inspiring Forum

Menerima Masukan dengan CINTA

Tentang CINTA

“Mendapat masukan terkadang menyakitkan, namun saat disikapi dengan cinta, semua bisa menjadi indah”

Cinta adalah kata universal yang dikenal oleh setiap insan. Cinta memiliki makna yang sangat indah. Kekuatan cinta berdampak besar menjadi penyangga kehidupan bagi orang banyak.

Salahkah kita jatuh cinta?

Tidak! Cinta adalah fitrah yang diberikan oleh Sang Pencipta. Tinggal bagaimana kita mampu menyikapi rasa cinta yang muncul. Sungguh, cinta bisa menjadi piranti kuat agar kita semakin dekat dengan Sang Pencipta. Sudah seharusnya cinta yang kita miliki bermuara dengan selalu mengharap ridho Allah.

Membahas cinta memang selalu menarik. Alhasil kalo sudah bahas cinta biasanya menjurus pada lawan jenis. Well, itu memang sudah lumrah terjadi dan tidak bisa kita tolak.

Saya percaya diantara Anda mengalami rasa yang berbeda ketika bertemu dengan lawan jenis? Yes, itu bisa jadi cinta. Terima dan salurkan dengan sikap yang baik.

Memasuki awal tahun 2016, saya dihadapkan dengan guncangan perasaan yang terus berputar. Dari mulai urusan pribadi, karir, keluarga dan juga masa depan. Semua saling berkaitan dengan membentuk ikatan cinta.

Sejak saya belajar Husnuzhon dari Pak Hilman, kini saya bisa lebih menyikapi setiap hal dengan lebih tenang dan positif. Hal itu saya aplikasikan pada setiap kecamuk rasa yang terjadi pada diri saya.

Husnuzhon nyata bereaksi. Cinta yang saya alami membuat saya tergerak untuk menjadi lebih baik dan mengarahkannya dengan tujuan ridho sang ilahi.

Dengan cinta saya bisa lebih mudah menerima masukan dari orang-orang tentang hal yang harus saya perbaiki. Cinta membuka mata hati saya bahwa saya harus terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Sampai suatu ketika ada masukan yang membuat saya merasa tertampar.

“Kang Fauzi itu GAK PEKA”!

Jujur, pertama kali dengar masukan itu rasanya sedih. Sekejam itukah diri saya? Ternyata hal yang dulu saya anggap kecil adalah hal yang berdampak buruk bagi sebagian orang. Yes, saya memang BELUM BISA PEKA!

Dengan kerelaan hati saya terima masukan itu. Bagi saya itu adalah tangga yang membuat saya semakin baik. Lagi-lagi cinta itulah yang membuat saya mampu menerima masukan dengan bijak.

Terima kasih untuk kawan-kawan yang selalu meluangkan waktu untuk memberi masukan. Sungguh itu adalah hal berarti bagi saya. Really thanks for you.

Baru satu kisah saja yang sampaikan tentang kekuatan cinta. Cinta itu pula yang membuat saya mampu menerima masukan dengan ikhlas. Saya selalu percaya bahwa orang-orang yang mau memberi masukan dengan tulus adalah orang-orang yang mencintai kita.

Dan taukah apa yang terjadi setelah mendapat masukan bahwa saya “GAK PEKA?”

Kini setiap kali saya beraktivitas kata PEKA selalu menghantui seolah berkata, “ayo Zi belajar PEKA”. So it works.

Untuk itu, yuk mulai saat ini jadikan cinta sebagai alat yang membuat kita mampu bersikap dengan baik. Jadikan cinta agar kita mampu menerima setiap masukan dengan baik.

Percayalah, ada banyak orang yang tulus mencintaimu dengan selalu memberikan masukan padamu. Maka, balaslah cintanya dengan memperbaiki diri menjadi lebih baik.

 

 

Nikmati Perasaanmu!

Setiap orang selalu punya harapan dalam hidupnya.
Sayangnya kita sering terlarut dalam harapan seakan – akan itu semua akan terjadi.
Kita merasa bahwa hasil dari setiap hal yang kita lakukan akan sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Padahal, hasil siapa yang tau?

Heiii!  Mengapa masih disibukkan dengan hasil?

Itu ranahnya Tuhan.

Nikmati saja proses hidupmu.

Syukuri jika hasil sesuai harapan.
Terima juga jika Tuhan memberi hasil yang berbeda dengan harapan.

Selalu ada pelajaran dari setiap proses itu.

Baper?

Arghhh, baper itu pun pelajaran agar kita semakin kuat.

Yes, ternyata semua hal yang kita lakukan hanyalah rangkaian belajar.

Belajar mengenal diri.
Belajar mengelola perasaan.
Belajar menikmati takdir.
Belajar mengenal kehidupan.
Belajar mengenal Sang Pencipta.

Selamat belajar.
Selamat menikmati pembelajaran kehidupan ini.

image

Tentang Cinta

“Jika ada satu kekuatan yang membuat manusia semakin kuat, maka semua orang akan sepakat bahwa jawabannya adalah cinta “.

image

Berbicara cinta itu selalu menarik dan mampu menyita perhatian banyak orang.

Cinta adalah fitrah. Allah telah menganugerahkan cinta kepada setiap manusia.

Cinta itu universal. Bukan semata cinta kepada lawan jenis saja.

Sang Teladan kita, Nabi Muhammad telah mengajarkan untuk saling mencintai.

Tulisan ini hadir karena saya baru tersadar akan makna cinta yang selama ini kabur.

Pertemuan dengan guru saya di pesantren membuat saya sadar bahwa hidup harus saling mencintai.

Tak perlu mengharap balasan saat kita mencintai orang lain, cukuplah Allah yang membalas dengan mencintai kita.

Yes, cinta itu fitrah.

Mari belajar saling mencintai.