Be Soar, Be Challenger

Be Soar, Be Challenger

“Jadilah pribadi yang bermimpi besar dan yakinlah dengan setiap mimpimu, be soar, be challenger!” -Hendrati Dwi Mulyaningsih-

“Zi, siap yah tahun depan ke luar negeri. Yang deket dulu aja deh Malaysia, ok!” Kata-kata yang penuh dengan energi lahir dari sosok guru yang sangat inspiratif. Kata-katanya mampu menggerakan diri saya untuk mewujudkan satu impian yang awalnya saya sendiri tidak yakin. Alhamdulillah, melalui beliau saya mempunyai kekuatan yang lebih sehingga berani melakukan hal yang beda. Beliau adalah sosok guru sekaligus mentor yang tahu cara memberdayakan potensi setiap mahasiswanya. Terima kasih Bu Hendrati Dwi Mulyaningsih.

Menjelang tingkat terakhir kuliah, Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk banyak berinteraksi dengan Bu Hendrati. Selain karena visi yang sama juga karena beliau menjadi dosen pembimbing untuk skripsi. Kebersamaan dengan beliau menghadirkan banyak pembelajaran yang awalnya sering saya abaikan. Hal terpenting yang beliau ajarkan bagaimana agar kita mampu mengoptimalkan diri untuk melakukan hal-hal yang luar biasa.

Pada dasarnya setiap orang sudah dilengkapi dengan berbagai macam fitur yang bisa digunakan dengan berbagai macam kondisi. Hanya saja kita belum mampu untuk mengoptimalkan hal tersebut. Salah satu hal yang menjadi penghambatnya adalah rasa takut akan gagal. Masih banyak diantara kita yang tidak berani melakukan hal besar karena takut dengan kegagalan. Padahal apapun yang kita kerjakan adalah proses belajar yang konsekuensinya adalah berhasil atau gagal. Bahkan gagal pun adalah proses pembelajaran yang kalo kita sikapi dengan baik akan menjadi sebuah kekuatan luar biasa untuk masa yang akan datang.

Dari Bu Hendrati saya belajar bagaimana kita menyikapi suatu keadaan dalam hidup. Pada kenyataannya banyak orang berpotensi seperti kaya, cerdas dan lainnya namun tidak mampu menggunakan potensinya. Ternyata itu semua karena sikap kita yang menganggap itu bukan hal yang luar biasa. Sementara ada orang yang biasa-biasa saja, namun mampu menyikapi dirinya dengan baik, maka orang seperti inilah yang pada akhirnya terus maju dan melangkah ke depan. Akhirnya saya buktikan sendiri dengan menerima tantangan dari Bu Hendrati untuk ke luar negeri tahun 2014. Dengan modal nol saya berusaha mewujudkan impian tersebut. Dengan bimbingan beliau, Alhamdulillah saya menemukan jalan untuk ke Malaysia melalui sebuah event konferensi internasional.

Sejak saat itu saya semakin percaya bahwa Allah selalu membantu setiap hamba yang berdoa dan berikhtiar, tinggal bagaimana kita mau atau tidak. Pelajaran yang saya ambil dari beberapa kesempatan dengan Bu Hendrati adalah jiwanya yang selalu semangat untuk berbagi dengan banyak orang. Satu sikap lagi yang membuat impian lebih mudah tercapai adalah sikap untuk berbagi kesuksesan bersama. Kalo bisa sukses sama-sama, kenapa harus sukses sendiri?

So guys, sudah siap bersikap positif dan melakukan hal yang berbeda? Lets act, be soar and be challenger!

@FauziNoerwenda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s