Kekuatan Harapan

Harapan

“Saat seorang insan memiliki rasa SEMANGAT dalam menjalani kehidupan, maka percayalah salah satu kekuatan yang dimilikinya adalah KEKUATAN HARAPAN”.

Manusia adalah makhluk unik. Satu dengan lainnya memiliki berbagai macam perbedaan. Keunikan tersebut membawa kita pada sebuah pandangan bahwa hidup adalah sebuah pembelajaran. Bagaimana kita mampu menjadi pribadi yang diterima oleh perbedaan karakter tersebut.

Dari berbagai perbedaan itu, ada satu hal mendasar yang membuat kehidupan seseorang menjadi berbeda. Sepanjang perjalanan yang saya lewati, pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua karakter. Karakter pertama adalah mereka yang mempunyai semangat juang tinggi dalam menjalani kehidupan. Sementara karakter yang kedua adalah mereka yang tidak punya semangat dalam menjalani kehidupan. Tahukah Anda, satu hal yang membuat kedua karakter orang tersebut berbeda? Jawabannya adalah HARAPAN.

Karakter orang pertama adalah mereka yang mempunyai HARAPAN dalam hidupnya. Berbagai harapan mereka buat sebagai motivasi untuk mencapai kehidupan terbaik. Sementara karakter orang yang kedua adalah mereka yang tidak mempunyai HARAPAN. Hidup segan, mati tak mau. Boleh jadi seperti itulah gambaran yang mencerminkan orang yang tanpa HARAPAN.

Berbicara harapan, ada satu kejadian nyata yang membuat saya merasa merinding saat mendengar kisah tersebut. Kisah ini adalah kisah dari salah seorang murid guru saya di pesantren. Beliau menceritakan bahwa muridnya terkena penyakit yang amat parah, sampai dokter pun memvonis bahwa hidupnya tak akan lama lagi.

Seandainya kita yang terkena penyakit itu, apa yang kita rasakan? Hhmmm mungkin sedih, takut, kecewa atau mungkin putus asa. Namun apa yang beliau lakukan saat tahu bahwa hidupnya tak akan lama lagi? Beliau tak kehilangan HARAPAN sama sekali. Beliau sadar betul bahwa ALLAH yang punya kehendak atas hidup dan matinya.

Luar biasanya, waktu yang beliau habiskan dirumah sakit selalu tak pernah lepas dari al-quran. Beliau selalu ingin membaca al-quran atau mendengar lantuan ayat suci al-quran. Beliau percaya bahwa al-quran adalah kekuatan yang Maha Dahsyat dari Sang Pencipta. HARAPAN beliau tak disimpan sendiri ternyata. Setiap pasien yang datang menjenguk beliau selalu mendapat nasihat yang sama. Pesan intinya adalah, “Jadikan al-quran sebagai pegangan hidup”.

Waktu yang dilewati terus berlalu sampai akhirnya keajaiban hadir. Alhamdulillah penyakitnya diangkat dan dokter menyatakan bahwa beliau sudah sehat seperti biasa. HARAPAN membuat hidupnya selalu hidup walau berbagai cobaan mendera. Tentunya keberkahan dari mengagungkan al-quran membuat beliau punya HARAPAN tinggi dalam kehidupan.

Kini sudah semakin jelaskan perbedaan antara orang yang mempunyai HARAPAN dengan yang tidak? Satu hal yang paling penting tentang HARAPAN adalah tujuan dari pengharapan kita. Masih ada saja orang-orang yang menggantungkan harapannya pada pekerjaan, bisnis, orang tua, atau hal lainnya.

Ingat, yang memberi kehidupan adalah ALLAH. Maka berharaplah hanya kepada ALLAH. Faktor-faktor hanyalah jalan terciptanya harapan. Luruskan pengharapanmu hanya kepada ALLAH.

Sengaja saya menulis ini karena betapa seringnya salah dalam berharap. Seakan hidup akan berakhir kalo tidak ada project, hidup akan susah kalo tidak punya pekerjaan tetap dan lainnya. Maka hal ini adalah pengingat bagi saya agar diri semakin kuat dan tak pernah henti untuk berharap kepada Sang Pemilik Harapan ALLAH SWT.

Mari jadikan hidup ini semakin berarti dengan satu pengharapan hanya kepada ALLAH semata.

@FauziNoerwenda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s