Jangan mengambil peran TUHAN!

husnudzan

“Dibalik rencana INDAH yang kita susun, sesungguhnya ada rencana ALLAH yang lebih INDAH”

Banyak orang sukses mengatakan bahwa keberhasilan dimulai dari sebuah impian. Impianlah yang akhirnya mendekatkan kita pada harapan yang kian terwujud. Terbukti, saya sendiri membuat banyak impian dan satu demi satu mulai terwujud. Namun apakah semua itu terwujud karena impian kita yang kuat?

Impian hanyalah salah satu motivasi yang membuat kita tergerak untuk melakukan sesuatu. Pada dasarnya apa yang kita inginkan terwujud karena kehendak ALLAH SWT. Jadi bukan impian yang membuat kita berhasil, namun ALLAH yang membuat impian itu menjadi nyata.

Mengapa saya harus katakan ini? Beberapa waktu ke belakang saya melihat banyak anak muda yang begitu bersemangat dalam meraih impiannya, namun begitu gagal rasanya sangat kecewa sekali. Padahal berhasil atau gagal bukan ranah kita. Allah yang menentukan hasilnya. Apa yang kita dapat itulah yang terbaik, tinggal bagaimana kita berproses dengan cara yang Allah ridhoi.

Akhir bulan Mei 2015, saya berdiskusi dengan Teh Nati seorang hafidzhoh yang juga seorang penulis buku berjudul “crayon untuk pelangi sabarmu”. Dalam kesempatan itu, beliau menceritakan tentang passion yang bisa menjadi Tuhan. Loh kok bisa?

Seperti yang kita ketahui, impian akan semakin mudah dicapai jika sesuai dengan passion. Passion merupakan sesuatu yang kita berhasrat padanya, dibayar atau tidak kita rela melakukannya. Makanya banyak orang yang mengejar impian sesuai dengan passion. Lantas apa yang salah?

Saking menggebunya gairah tentang passion, banyak orang mengatakan hal seperti ini:

“Saya bisa dengan mudah meraih impian karena PASSION”.

“Satu demi satu mimpi saya terkabul berkat PASSION yang terus saya asah”.

“Saya mustahil bekerja di bidang yang tidak sesuai PASSION, sangat berat rasanya”

“Saya akan gagal di bidang ini karena bukan PASSION”.

Paham apa yang saya maksudkan? Secara tidak sadar kita telah menuhankan passion. Jika diperluas, dengan passion semua menjadi mudah, tanpa passion itu mustahil. HEI! ALLAH yang membuat semua menjadi nyata. Allah yang mengabulkan semua doa-doa kita. Passion hanyalah satu hal yang membuat kerja kita terasa ringan. Passion hanyalah salah satu hal yang membuat kerja kita bahagia. Dengan atau tanpa passion kita bisa berhasil. Hakikatnya Allah yang mewujudkan segalanya. Anda tinggal memilih jalan yang disuka, namun ingat semua dikembalikan lagi kepada Yang Maha Kuasa. Jangan sekali-kali mengambil peran Tuhan.

Berhasil dan gagal adalah sebuah dinamika kehidupan. Selanjutnya tinggal bagaimana cara kita menyikapi setiap ketentuan yang Allah berikan. HUSNUDZAN adalah kunci dari semuanya. Saat prasangka kita baik, percayalah setiap episode akan terasa indah.

Untuk itu, mulailah berperan sebagai manusia normal dengan menyerahkan semua ketentuan pada ALLAH SWT. Sikapilah setiap kejadian dengan selalu HUSNUDZAN. HUSNUDZAN membuat waktu yang Anda lewati selalu penuh dengan kebaikan.

@FauziNoerwenda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s