Peradaban Husnudzan

Peradaban Husnudzan

“Seandainya setiap orang menginginkan KEBAHAGIAAN, maka SIKAP awal yang bisa dilakukan adalah dengan BERBAIK SANGKA dengan setiap hal yang ALLAH berikan”.

Perjalanan hidup yang terus berjalan mengantarkan saya kepada sebuah episode yang sangat menarik. Perjalanan tersebut dimulai dengan berlabuhnya saya disebuah pesantren mahasiswa bernama PPM Miftahul Khoir.

Kehidupan baru tersebut menjadi sebuah refleksi baru dalam kehidupan. Seakan putaran angin yang membalikan arah 360 derajat. Kini saya berada dalam sebuah lingkungan yang sangat kondusif dalam beribadah.

Seiring berlalunya waktu, banyak hikmah baru saya dapatkan. One single message yang saya garis bawahi adalah kata-kata HUSNUDZAN. Kami diajarkan agar selalu berhusnudzan atau berbaik sangka terhadap setiap kejadian yang terjadi.

Tentunya ALLAH sudah memberikan hal terbaik untuk setiap hamba-Nya, selanjutnya tinggal bagaimana kita menyikapi setiap kejadian tersebut. Teringat dengan kejadian 5 tahun yang lalu saat saya berjuang untuk masuk PTN, namun akhirnya gagal. Padahal ikhtiar sudah maksimal sampai saya 10 kali tes. Tapi tetap saja gagal.

Saat itu saya benar-benar MARAH, KECEWA dan merasa ALLAH tidak adil. Namun apa yang saya dapatkan? Hanyalah kekecewaan semata. Sampai pada akhirnya dengan terpaksa saya mengikuti alur hingga berkuliah di sebuah kampus swasta di Bandung.

Saat berada di Bandunglah semua hal yang saya sesali berubah menjadi sebuah anugerah. Malu rasanya kala itu saya berburuk sangka kepada ALLAH, padahal ALLAH tahu yang terbaik untuk setiap hamba-Nya. Alhamdulillah Bandung menjadi jawaban atas doa-doa yang selama ini saya utarakan. BODOH karena merasa rencana diri paling baik, padahal ALLAH yang punya rencana MAHA BAIK.

Semenjak kejadian itu saya selalu berpikir bahwa apapun yang terjadi adalah episode terbaik. Boleh jadi ada episode sedih, bahagia, haru dan lainnya. Namun itu semua akan menjadi baik saat kita sikapi dengan baik.

Jadi, dari pada berburuk sangka yang berujung sesal, lebih baik berbaik sangka yang berujung bahagia. Mohon doa semoga saya pribadi bisa terus belajar untuk berhusnudzan sehingga bisa menjadi pribadi yang berperan positif untuk lingkungan. Mari sama-sama ciptakan PERADABAN HUSNUDZAN dimulai dari diri kita sendiri.

@FauziNoerwenda

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s