Bendera Kuning MENANTIKANMU!

SIKAP- Bendera Kuning

“Hal yang selalu mengintaimu setiap saat adalah KEMATIAN”

Sabtu, 16 Mei 2015 adalah saat yang menyesakan tatkala salah seorang sahabat saya dipanggil Sang Maha Kuasa. Sungguh tak ada yang menduga, dengan usia yang terbilang muda sahabat saya bernama Hermina meninggal karena menderita sakit yang ternyata sudah cukup lama.

Sejak kabar itu hadir, perasaan menjadi tak karuan, antara sedih dan juga takut. Anehnya sejak kejadian itu banyak sekali bendera kuning yang saya lihat di sepanjang jalan yang saya lewati. Terdiam dan terpaku, apakah maksud dari semua hal yang telah saya lihat ini?

Jadwal yang paling pasti terjadi adalah kematian. Hanya saja, tidak ada seorang pun tahu kapan waktunya tiba. Semua datang secara tiba-tiba. Entah dalam keadaan yang baik atau malah sebaliknya. Peristiwa itu benar-benar mengingatkan saya pribadi agar senantiasa bersiap dan melakukan yang terbaik dalam setiap episode yang dilalui.

Kalo kita lihat di berita, begitu banyak peristiwa meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Maka dari itu, orang tua pun sering mengingatkan agar selalu hati-hati ketika dalam perjalanan. Gambaran tentang bendera kuning terus terlintas dalam pikiran, hingga hari senin kemarin 18 Mei 2015 saya mengalami kecelakaan bermotor di daerah Tomo, Sumedang.

Kondisi jalanan yang rusak dan berlubang serta kondisi yang tidak jelas karena malam hari membuat saya dan seorang kawan saya mengalami kecelakaan. Bersyukur saat itu jalanan sepi sehingga tak ada kendaraan yang siap menerjang dari belakang.

Sungguh syukur kami panjatkan, karena ketika kami kecelakaan banyak orang yang menolong hingga mengantarkan kami ke Puskesmas yang rupanya hanya beberapa ratus meter dari tempat kejadian. Lagi-lagi terdiam, Allah masih menolong kami berdua. Hanya luka ringan di kaki yang kami dapatkan serta pelajaran berharga betapa Allah masih memberi saya kesempatan untuk hidup.

Bendera kuning itu terus membayangi setiap langkah yang saya pijakan. Entah hari ini, lusa, minggu depan atau kapan, yang jelas semua akan terus mengintai setiap pergerakan kita.

Kawan-kawan semua, mari kita jaga diri kita dengan SIKAP yang positif agar kapanpun kita dipanggil selalu dalam keadaan yang baik. Semoga kawan-kawan pembaca selalu dalam keadaan sehat wal’afiat.

By the way, saya nulis dalam keadaan kaki luka. Namun semangat untuk menulis sedang membara, jadi langsung saya posting. Semoga bermanfaat yah ^_^.

@FauziNoerwenda

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s