Gerakan Husnudzan

Bersikap Husnudzan

“Saat kita mampu memandang BAIK setiap episode kehidupan, maka jadilah BAIK episode tersebut”

Rasa syukur merupakan salah satu bentuk hal yang wajib disyukuri untuk setiap anugerah yang telah Allah berikan. Sungguh semua yang terjadi dalam kehidupan kita adalah bentuk kasih sayang dari Sang Pencipta. Seharusnya saat syukur terucap, akan hadir kehidupan yang harmonis. Satu kunci dari semua episode kehidupan agar menjadi harmonis adalah husnudzan.

Jujur, BERSIKAP husnudzan memang susah-susah gampang. Terlihat mudah saat mengatakan, namun cukup sulit saat mau melakukannya. Namun semua perlu upaya agar setiap hal yang kita harapkan bisa terjadi, begitupun dengan husnudzan.

BERSIKAP husnudzan semakin sering saya dengar saat tinggal di PPM Miftahul Khoir Bandung. Salah satu dewan assatidz disana yaitu Ustadz Hilman selalu memberikan pesan agar kita selalu husnudzan dalam bersikap. Kata-kata husnudzan coba saya install ke dalam pikiran alam bawah sadar agar setiap hari saya bisa melakukannya.

Berjuang sendiri memang butuh waktu, namun saat berjuang bersama tentu akan lebih mudah. Berlatih husnudzan sendiri akan lebih sulit, apalagi jika lingkungan kita jauh dari sikap husnudzan. Maka dari itu perlu lingkungan yang mendukung sehingga proses reprogramming agar bisa husnudzan bisa lebih cepat.

Kang Imen sapaan akrab untuk Ustadz Hilman mempunyai visi yang sangat mulia. Beliau ingin membuat GERAKAN HUSNUDZAN agar banyak orang mampu bersikap husnudzan. Saat kita mampu bersikap husnudzan, maka apapun kejadiannya akan terasa indah. Lantas apa yang akan dilakukan dengan gerakan husnudzan?

Sederhana, kami sama-sama belajar untuk berlatih husnudzan. Mencoba memandang orang dengan positif. Belajar menyikapi setiap kejadian dengan positif. Argghh pokonya serba positif. Sungguh asik kan kalo kita mampu berpikir positif?

Sengaja saya tulis dan dipublikasikan agar semakin banyak orang yang tahu dan belajar menjadi orang yang mampu bersikap husnudzan. Saya pribadi bukan berarti sudah melakukannya, namun inilah awal bagi saya untuk benar-benar menginstal SIKAP HUSNUDZAN dalam diri. Mari jadi bagian dalam perubahan bangsa dan Negara dengan mulai BERSIKAP HUSNUDZAN saat ini juga.

@FauziNoerwenda

Advertisements

2 thoughts on “Gerakan Husnudzan

  1. Saya coba menjawab sesuai dengan ilmu yang pernah didapatkan dari guru-guru saya.
    Pada dasarnya setiap kejadian itu bersifat NETRAL. Adapun makna yang hadir itu karena penyikapan makna.

    SIKAP kita hadir karena su’udzan atau husnudzan.

    Saat terus husnudzan, maka hasilnya akan baik.
    Sebaliknya kalo su’udzan, akan selalu muncul hal yang tidak baik.

    Apa harus selalu dgn husnudzan. Jika kita bisa melakukannya, teruslah berhusnudzan krn pada dasarnya kita tak pernah tau dengan niat seseorang. NIat adalah urusan seseorang dgn Allah ^_^

    Semoga bisa menembah referensi pak.
    Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s