Temukan CHEMISTRY dalam KOMUNIKASI  

Manusia sebagai makhluk sosial tak bisa lepas dengan yang namanya komunikasi. Bahkan dalam ilmu NLP (Neuro Linguistik Programming) dikatakan bahwa manusia itu selalu berkomunikasi. Tanpa kita sadari, saat sedang sendiri pun kita selalu berkomunikasi. Bedanya, kita berkomunikasi dengan diri sendiri atau selftalk. Pernahkan? Saya kira sering bangetlah. Saya yakin ketika baca artikel ini pun kawan-kawan berkomunikasi dengan dirinya, bisa seperti pernyataan sepakat dengan apa yang saya tuliskan. Bener? Haha.

Maka dari itu penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan baik.  Pengalaman yang saya lalui, kesulitan orang untuk berkomunikasi yaitu memulai percakapannya. Memang untuk memulai membutuhkan keberanian yang kuat. Untuk itu saya mau share langkah-langkah agar kita bisa memulai komunikasi yang baik dengan orang lain. Istilah NLPnya melakukan Building Rapport. Ada 6 langkah yang akan saya bagikan special untuk kawan-kawan semua.

  1. Sungguh-sungguh berminat kepada orang lain

“Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda”. Itulah tagline salah satu iklan di televise. Mungkin bagi Anda yang terlahir lebih dahulu pernah melihatnya. Apa sih maksudnya? Untuk membuka pembicaraan diperlukan minat yang tinggi agar orang yang kita ajak bicara fokus pada kita. Maka saat kita mulai berkomunikasi pastikan kita memang menaruh minat dengan lawan bicara kita. Tunjukan dengan mimik wajah yang antusias serta obrolan yang hangat. Ingat pula untuk menyapa dan memuji lawan bicara kita.

  1. Tersenyumlah

Satu hal mendasar untuk membangun komunikasi yang baik adalah dengan terseyum. Maka pastikan setiap tatapan kita harus penuh dengan senyuman. Senyuman saat berkomunikasi membuat perasaan bahagia bagi lawan bicara kita. Selain itu lawan bicara kita akan merasa nyaman dengan kita. So, tersenyumlah ^_^

  1. Ingat nama orang lain tersebut

Banyak orang yang gagal dalam berkomunikasi hanya karena hal sepela. DIantara sebagia orang tersebut sering kali mengabaikan nama. Padahal saat kita mampu mengingat nama lawan bicara kita, maka alam bawah sadarnya akan mengatakan bahwa kita sudah dekat dengan lawan bicara kita. Bahkan lebih hebat lagi kalo kita mampu menghapalkan nama lengkapnya. Teknik ini adalah yang paling sering saya gunakan. Setiap bertemu orang baru, maka saya akan hapalkan nama lengkapnya. Dan benar saja, orang-orang semakin interest dengan saya. So, hapalkan namanya.

  1. Jadi pendengar yang baik

“Seorang pembicara yang baik adalah seorang pendengar yang baik”. Itu prinsip dasar loh dalam komunikasi. Jangan hanya mau ngomong doing, tapi coba belajar untuk mendengar. Terkadang ada orang yang tidak nyaman dalam berkomunikasi hanya karena kita sebagai lawan bicara tidak mau mendengarkan. Coba STOP sejenak mulut kita untuk mendengar lawan bicara kita. Simak baik-baik dan berikan respon positif pada setiap hal yang ia katakana. Percayalah, menjadi pendengar yang baik akan membuat kita mudah dan nyaman berkomunikasi dengan orang lain.

  1. Bicarakan minat orang lain

Saat berkomunikasi dengan orang lain, tahanlah untuk mengatakan segalanya tentang AKU,AKU,AKU. Hei lawan bicara kita bukan robot yang mau mendengar ocehan kita. Maka untuk melakukan komunikasi dengan orang lain, bicarakanlah minat mereka. Angkat dan puji setiap hal yang mereka sampaikan. Tapi ingat, ini bukan sekedar pujian palsu loh. Usahakah tulus dari hati untuk mendengar apa yang orang katakan. Hati akan sampai pula ke hati. Paling gampang itu bicara hobi, kesukaan atau hal-hal yang menyenangkan lainnya.

  1. Buat orang lain merasa penting dan lakukan dengan tulus

Tips terakhir untuk membangun chemistry dalam berkomunikasi yaitu dengan membuat orang lain merasa penting. Caranya sangat sederhana. Buat hal yang kita bicarakan menjadi penting bagi mereka. Saat informasi yang kita sampaikan bermanfaat, maka orang pun akan mendengarkan dengan seksama. Tentunya hal itu harus kita lakukan dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam sedalam-dalamnya. Hehe

Nah kawan-kawan, itulah 6 langkah yang kita bisa gunakan dalam membangun chemistry dalam komunikasi. Sengaja saya tulis ini agar bisa membantu kawan-kawan dalam berkomunikasi. Selain itu juga mumpung lagi training tentang komunikasi di Makasar, maka saya share agar ilmunya tetep nempel. Silahkan share untuk yang lainnya juga yah. Follow juga @FauziNoerwenda.

Mari belajar berkomunikasi ^_^

Seni Menyampaikan Pesan

Komunikasi merupakan sebuah hal yang tidak akan pernah lepas dalam kehidupan kita. Sejak kita kecil pun secara naluri kita selalu berkomunikasi. Saat kita masih bayi, maka komunikasi yang paling sering kita gunakan adalah Bahasa tubuh. Maka dimana pun kita berada, dituntut untuk terus berkomunikasi. Sayangnya, banyak orang yang kurang peduli dengan komunikasi. Alhasil mereka yang seperti itu cenderung memiliki hambatan dalam komunikasi. Pada prakteknya pun mereka hanya berbicara sekedarnya.

Padahal perlu kita ketahui bahwa komunikasi merupakan sebuah seni dalam menyampaikan pesan. Seni itu indah bukan? Seni lahir dari orang-orang berbakat. Namun tidak itu saja. Apabila seseorang mampu belajar dan berlatih, maka ia pun mampu menjadi seorang seniman hebat.

Dalam berkomunikasi, ada seni khusus yang harus kita ketahui agar pesan yang kita sampaikan bisa diterima orang lain. Kalo sekedar ngomong doang sih anak kecil juga bisa. Namun lebih dari itu, kita harus bisa menyampaikan dengan cara yang tepat. Pernahkah Anda mengalami hal yang buruk tatkala menyampaikan pesan? Misal orang yang berbicara dengan Anda merasa sakit hati? Atau lebih buruk menampar Anda? Silahkan introspeksi. Bisa jadi ada kesalahan saat Anda menyampaikan pesan tersebut. Lalu bagaimana cara menyampaikannya dengan tepat. Saya akan sharingkan tips untuk menyampaikan pesan dengan tepat.

  1. PAHAMI Rekan Bicara Anda

Saat kita menyampaikan pesan, lihat kondisi rekan bicara kita. Ekpresi mereka akan menggambarkan kondisi dirinya saat itu. Dengan mengetahui kondisi tersebut, kita harus bisa menempatkan agar pesan yang kita sampaikan tidak bermaksud menyinggung rekan bicara kita. PAHAMI kondisi rekan kita. Bisa jadi saat kita berbicara, rekan bicara kita sedang mengalami masalah. Maka, PAHAMI mereka terlebih dahulu.

  1. Awali dengan HATI yang TULUS

Satu permasalahan yang jarang orang ketahui dalam komunikasi adalah niat awal kita bicara. Jangan anggap remeh soal NIAT guys. Kalo niat awal kita sudah buruk, maka pesan yang kita sampaikan akan buruk pula. Maka saat kita akan menyampaikan pesan, selalu luruskan niat untuk tulus menyampaikan sesuatu hanya untuk berbuat kebaikan. Kita taulah bahwa HATI akan sampai ke HATI pula.

  1. It’s about How!

Komunikasi bukan sekedar menyampaikan pesan semata. Saat menyampaikan pesan hanya fokus pada konten, bisa saja banyak orang yang tidak menerima. Audience atau receiver yang meneriman pesan kita tidak sekedar fokus pada apa yang kita sampaikan, tapi juga bagaimana cara menyampaikan pesan tersebut. Maka penting bagi sang penyampai pesan untuk mendelivery materi atau pesan dengan menyenangkan.

Itu dia 3 tips yang bisa kawan-kawan gunakan dalam menyampaikan pesan. Cuman 3 aja nih? Iya tiga dulu aja guys. Yang penting praktekin dulu. Daripada banyak teori tapi gak pernah dipake ya sama aja boong. Mulai saat ini silahkan kawan-kawan anggap komunikasi adalah seni. Sehingga saat berkomunikasi kita akan melakukan dengan penuh keindahan. Keindahan dalam komunikasi itulah yang membuat pesan yang kita sampaikan menjadi sebuah seni. Selamat bermain seni.

Follow @FauziNoerwenda ^_^