Sukses Terbesar Dalam Hidupku

Kejar AURORA

Kesuksesan adalah hal yang paling diinginkan oleh setiap orang. Jika ditanya siapa sih yang tak ingin meraih sukses, maka semua orang pasti akan menjawab ingin SUKSES. Banyak orang mengatakan bahwa kesuksesan adalah harga mati. Sampai sebegitukah orang mengejar kesuksesan? Lantas kesuksesan yang sejati itu seperti apa?

Kesuksesan seseorang dengan orang lain tentu akan berbeda. Maka tak adil kalo kita sering membandingkan kesuksesan kita dengan orang lain yang padahal memiliki jalan yang berbeda. Bagi sebagian orang, bisa kerja di perusahaan ternama adalah kesuksesan, ada pula yang merasa sukses tatkala mampu keliling dunia atau merasa sukses ketika mempunyai usaha sendiri. Sekali lagi saya katakana bahwa sukses setiap orang itu berbeda. Sukses tersebut akan beriringan dengan jalan yang dipilihnya. Lalu kesuksesan besar apa yang sesungguhnya saya harapkan?

Kala pertama kali merantau ke Bandung untuk kuliah, saya langsung menyusun proposal hidup dan daftar impian yang harus saya gapai. Ada tiga poin penting yang ingin saya raih. Pertama menjadi seorang trainer, kedua menjadi seorang penulis dan ketiga menjadi seorang pengusaha. Tiga hal itulah yang akhirnya menjadi sebuah targetan yang harus saya gapai. Seiring berjalannya waktu, Alhamdulillah Allah mudahkan setiap langkah menuju impian itu hingga kini sudah menjadi hal yang saya jalankan.

Saat ini saya aktif menjadi trainer public speaking di Ganesha public Speaking. Lalu saya pun sudah menerbitkan sebuah buku berjudul Mengukir Bintang Kehidupan. Dan sudah memulai bisnis sejak tahun 2010. Alhamdulillah rangkaian impian itu sudah terwujud. Apakah artinya saya sudah mencapai sukses terbesar dalam hidupku? Sejujurnya saat pertama kali saya meraihnya, ada sebuah kebahagiaan yang tiada tara. Hingga saya pun berpikir bahwa ini adalah pencapaian terbesar saya. Namun entah kenapa, saya merasakan ada sesuatu yang kurang dari semua itu. Sebetulnya apa yang saya cari di muka bumi ini?

Sebuah sinar seakan hadir menerangi kegelapan yang sedang menyelimuti diri ini. Akhirnya kegelisahan itu terjawab. Selama ini saya memang saya sudah mencapai banyak hal dari berbagai impian yang saya inginkan. Namun semua itu hanya berfokus pada diri saya sendiri. Apa yang saya dapatkan bukan untuk kebermanfaatan banyak orang melainkan hanya untuk kepuasan saya pribadi.

Akhirnya kini saya tersadar, kesuksesan terbesar itu bukanlah saat kita meraih semua impian yang kita inginkan. Namun kesuksesan terbesar itu hadir tatkala kita mampu menjadi media untuk kebermanfaatan banyak orang. Langkah pertama yang saya lakukan adalah dengan meminta ridho dari kedua orang tua. Bagaimana pun juga orang tua adalah garis pertama yang harus tau terkait rencana yang akan saya lakukan.

Saat orang tua sudah ridho, langkah saya semakin mantap untuk mencapai sukses besar itu. Yang saya lakukan tidak merubah impian-impian itu. Semua tetap sama dengan menjadi trainer, penulis dan pengusaha. Ketiganya hal yang saya senangi. Yang membedakan adalah niat dan orientasi ke depannya. Maka saya ubah bahwa apa yang saya lakukan tersebut adalah untuk membantu banyak orang.

Ketika saya berdiri di depan banyak orang, maka itulah media untuk menyampaikan banyak ilmu kepada banyak orang. Ketika saya menulis buku, maka buku itulah yang akan menjadi rangkaian kata penuh makna yang akan dibaca banyak orang. Ketika saya berbisnis, maka bisnis itulah yang akan mengaitkan silaturahim dengan orang banyak. Sungguh semua dilakukan untuk meraih ridho Allah dengan jalan memberi manfaat bagi banyak orang.

Saat jalan itu ku tempuh, lagi-lagi saya tersadar dengan satu hal yang sering terlupakan. Ternyata di belakang saya selalu ada orang-orang yang setia menantikan kesuksesan saya. Tahukah siapa mereka? Mereka adalah keluarga dan orang-orang di kampung saya tinggal. Saya mengerti betul apa maksud semua itu. Kini saya semakin menyadari bahwa kesuksesan besar itu bukanlah sebuah hal yang mampu mengantarkan kita menjadi orang terkenal. Namun kesuksesan besar itu adalah hadiah bagi orang-orang yang saya sayangi. Maka kini dan ke depannya saya niatkan untuk selalu membahagiakan kedua orang tua serta membangun kampung halaman tercinta, Gunung Goong. Bagi saya, itu adalah kesuksesan terbesar yang ingin segera diwujudkan agar banyak orang merasakan manfaatnya. Aamiin Ya Rabbal Alamin.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s