From Garut to Russian Federation – Part 1

*ditulis oleh Muhammad Iqbal Nuwahid

International Youth Forum Seliger 2013

“It’s not only about Dream, but it’s all about Faith, Positive Thinking, and Self-Control.”

  Privet! Ya Iqbal, Ochen Priyatno. Hallo Saya Iqbal, Mahasiswa Semester 4, Jurusan Manajemen, STIE EKUITAS Bandung. Well, Belajar dan mencari pengalaman baru lewat perjalan adalah salah satu Passion terdalam saya. Beragam cara pun saya lakukan, dari browsing info beasiswa keluar negeri, baik di Warnet hingga pameran-pameran pendidikan yang biasanya rutin diadakan oleh beragam institusi, apply beragam program, baik yang jelas hingga yang tidak jelas sama sekali, dari seleksi yang super duper ribet hingga yang super duper mudah, dari lomba penulisan hingga lomba-lomba lainnya yang hadiahnya beasiswa short course, semua telah saya upayakan, dan itu saya lakukan bukan hanya sekali duakali, tapi berkali-kali namun hasilnya nihil!. Well, setelah melakukan berbagai upaya serta tidak pernah lupa untuk berdoa, akhirnya tahun 2013 ini, Alloh mengabulkan doa saya. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai peserta International Youth Forum Seliger 2013, sebuah program tahunan Pemerintah Federasi Rusia yang di selenggarakan oleh Federal Agency on Youth Affairs, Kementrian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Federasi Rusia.

Namun itu bukanlah akhir dari upaya saya, kali ini saya dihadapkan pada masalah tiket pesawat dan Visa. Perlu di ketahui ketika semua ini terjadi saya hanya mempunyai waktu 1 bulan lagi sedangkan saya tidak mempunyai Visa dan sumber dana yang memungkinkan saya untuk mendapatkan tiket pesawat. Lalu apa yang saya lakukan? Saya mencoba mengetuk pintu setiap perusahaan dan instansi pemerintah, termasuk Kampus saya, Berbagai Airlines dan Lembaga lain yang saya pikir akan memungkinkan saya mendapatkan tiket pesawat ke Moskow. Kalian mungkin bertanya-tanya mengapa saya tidak terlalu peduli dengan Visa? Hal ini karena saya langsung diundang oleh Kementrian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Federasi Rusia dan saya mempunyai kode khusus untuk mendapatkan Free and Fast process pengurusan Visa tersebut.

Sebelumnya saya membuat sejumlah proposal untuk Fundraising ke perusahaan dan instansi pemerintah yang saya yakini memiliki kemampuan keuangan yang cukup kuat. Ternyata Fundraising memang tidak mudah, hampir beberapa Perusahaan dan Instansi Pemerintah menolak proposal yang saya ajukan. Namun dengan masih tidak berkecil hati, setelah 2 minggu penantian, Bank BJB Pusat Bandung pun menghubungi saya untuk datang ke kantor. Siang itu saya ditemani Kang Dimas (Mahasiswa STIE Ekuitas Bandung), kami diminta ke lt.7 untuk menemui Pak Raya bagian Corporate Secretary Bank BJB Pusat Bandung. Tidak lama setelah kami sampai di lt.7, kami pun bertemu dengan Pak Raya, yang ternyata salah satu lulusan STIE Ekuitas Bandung. Kami pun membincangkan kerjasama untuk kegiatan ini. Setelah perbincangan tadi, Alhamdulillah diakhiri dengan kata “Sepakat”.

Ketika tiba saatnya saya untuk mengurus Visa, saya pergi ke Konsulat Jendral Federasi Rusia di Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X7 No. 1-2, Kuningan Jakarta 12950. Namun setelah di Konsulat, pihak konsular memberitahu saya bahwa Visa tidak gratis dan prosesnya tidak secepat yang disebutkan Panitia dalam Invitation Letter. Oh well, cukup kaget saya mendengar itu. Setelah itu saya membayar $20 atau sekitar 200.000 rupiah lebih untuk pengurusan Visa dengan waktu yang reguler sekitar 1 sampai 2 minggu hari kerja. Pulang dari konsular saya mencoba menghubungi pihak panitia, untuk meminta klarifikasi tentang hal ini, mengingat saya hanya mempunyai waktu dua minggu. Saya memutuskan untuk tetap positif dan mencari opsi lain yang memungkinkan saya untuk berpartisipasi dalam Interseliger 2013.

Hari demi hari pun berlalu, kini dukungan pun saya dapatkan dari Bank BJB Kantor Cabang Suci. Pagi itu saya bertemu dengan Pak Fery di lt.3. Sama seperti sebelumnya, kami membincangkan kerjasama pada kegiatan ini. Well, semua berjalan dengan sangat lancar. Tidak lama setelah itu saya pun mendapat kabar dari Garut, bahwa proposal saya disetujui oleh Dodol Picnic dan Batik Tulis Rasya. Tidak sampai disitu, As-Sakb Moeslim Wear sebuah UMKM yang dirintis oleh Kang Dimas pun banyak memberikan dukungannya.

Mau tahu kisah seru Iqbal dalam meraih keajaibannya?

Tunggu postingan selanjutnya! ^_^

Advertisements

2 thoughts on “From Garut to Russian Federation – Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s