Harapan IBU yang selalu terjaga.

Sharing, Inspiring, caring

                Alhamdulillah pagi ini aku bersyukur karena ALLAH masih mengizinkan aku untuk berbagi dengan kawan-kawan semua. Hari ini menjadi hari yang sangat mendebarkan bagiku karena siang nanti ada pengajuan usulan penelitian untuk menggarap skripsi. Mohon doa dari kawan-kawan semua semoga usulan penelitian yang saya serta mahasiswa lainnya ajukan dapat diterima. Aamiin.

Ketika aku sedang mengerjakan usulan penelitian, entah mengapa aku teringat dengan salah seorang yang selalu menyayangiku, dia adalah ibuku.

Sejak kecil hingga sekarang ibu orang yang paling sering cerewet soal prestasi akademik. Ibu pula yang selalu mengatakan agar aku kelak nanti bisa menjadi seorang yang sukses. Mungkin dulu ketika aku mendengar hal itu hanyalah sebuah perkataan yang tak ada artinya. Tapi sekarang aku sadar. Apa yang selama ini ibu ucapkan perlahan mulai mendekati waktunya.

Perkuliahan yang aku jalani sudah memasuki gerbang akhir. Artinya pencapaian itu akan semakin dekat. Sebuah harapan yang selalu ibu jaga sejak kecil. Ya Allah begitu tulus sekali kasih sayang ibu. Ia tidak mengharapkan kebahagiaan untuk dirinya melainkan untuk anak-anaknya.

Aku sadar selama ini selalu egois. Hanya mengikuti keinginan yang ingin aku gapai. Boleh jadi sampai saat ini aku masih egois. Namun kini aku ingin bernegosiasi. Aku tidak mau hanya sekedar mengikuti keinginan diri ini. Aku ingin kebahagiaan ini untuk bersama. Semua keluarga merasakan apa yang aku rasakan.

Ibu, perjalananku tak terasa begitu mudah. Doa yang selalu engkau panjatkan bagaikan pelumas yang tak pernah habis. Setiap engkau berharap, selama ini aku belum bisa memberikan yang terbaik.

Aku masih ingat saat ibu bilang ingin melihat aku menjadi seorang sarjana dengan nilai cum laude. Ibu, saat-saat itu akan segera tiba. Anakmu ini hanya tinggal beberapa langkah lagi. Doakan saja agar nanti wisuda aku bisa menjadi yang terbaik untukmu.

Kebaikan yang engkau berikan tidak mungkin aku balas bu. Sangat terlalu besar kebaikanmu padaku. Aku hanya berharap dan berdoa bisa mengumpulkan kepingan puzle kebahagiaan untukmu ibu. Kepingan puzzle yang nantinya akan membuatmu selalu tersenyum bahagia. Aku harap aku dapat melakukannya.

Ya Allah terima kasih atas setiap doa yang selalu engkau kabulkan. Semua ini tak lepas dari kasih sayang yang Engkaun berikan. Semoga setiap langkah yang aku pijakan adalah langkah untuk mendapatkan keridhoan-Mu.

Terima kasih Ya Allah. Terima kasih ibu. Aku akan menjaga setiap harapan yang kau ucapkan. I Love you ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s