Inilah kebahagiaan

Tenang

Pagi ini saya bersyukur masih kembali diizinkan menulis dan berbagi kisah dengan kawan-kawan semua. Harapannya, semoga tulisan ini bermanfaat dan ada hal baik yang bisa diambil serta diaplikasikan. Aamiin.

Ada satu hal yang ingin saya bahas kali ini. Semua berkaitan dengan sebuah kata yang kita inginkan, yaitu kebahagiaan. Lantas apa itu kebahagiaan? Apakah punya uang banyak? Apakah punya mobil mewah? Atau apa? Apapun definisi kebahagiaan, yang jelas orang akan mengejar kebahagiaan sesuai dengan versinya. Tapi apakah betul kebahagiaan perlu dikejar?

Lewat sebuah majelis ilmu di Pondok Pesantren Miftahul Khoir Bandung, saya mendapat jawaban yang sesungguhnya saya cari tentang arti kebahagiaan. Mungkin jawaban ini pun berbeda dengan jawaban kawan-kawan semua. Tapi tidak apa, semoga saja hal ini pun bermanfaat untuk kawan-kawan semua.

Ketika saya belajar, entah mengapa saat itu saya begitu fokus memperhatikan. Lalu selesai kelas berakhir, rasanya ada ketenangan batin yang begitu tenang. Apalagi yang dipelajari ilmu agama. Seakan membawa diri ini penuh ketenangan.

Definisi itu tidak bisa dijelaskan. Mungkin lebih tepatnya ini berkaitan dengan hati. Saya mulai berpikir, apakah hati ini yang menjadi sumber kebahagiaan?

Saya yang merupakan sosok yang visioner selalu memiliki banyak impian yang ingin dicapai. Pokoknya wajib tuh impian terwujud. Suatu kebanggaan bila impian itu terwujud. Namun kekecewaan bila ternyata jauh dari harapan. Lalu dimana kebahagiaan itu? Banyak mimpi sudah dicapai namun mengapa tidak pernah puas? Apakah itu tandanya saya tidak bersyukur? Ya Allah jauhkan diri ini dari sifat kufur.

Perjalanan tentang kebahagiaan itu terus berlanjut hingga akhirnya saya diam menyendiri dan kembali merasakan ketenangan. Sungguh perasaan itu muncul lagi saat diri ini begitu damai dan tanpa masalah. Semuanya seperti aliran air yang mengalir lembut ke lautan luas.

Saya mulai sadar bahwa kebahagiaan itu hadirnya dalam diri sendiri. Allah sudah ciptakan kebahagiaan untuk kita. Namun kita tak mengambilnya. Belajar adalah suatu hal yang bisa mengundang kebahagiaan. Dengan belajar, akan menimbulkan ketenangan dalam batin. Bahagia itu sederhana. Bahagia itu muncul dari hati yang mengikhlaskan diri ini pada Sang Pencipta. Jadi jika ingin bahagia, kembalilah kepada Sang Maha Pencipta. Itulah sumber kebahagiaan itu. Sungguh sumber kebahagiaan yang tak terelakan lagi.

Kawan-kawan semua, jika selama ini kita bingung mencari kebahagiaan, maka yakinlah dan minta terhadap Sang Pencipta. Kembalilah kepada-Nya. Itulah sebetulnya yang kita cari. Itulah sebetulnya jawaban yang kita inginkan. Maka kembalilah dan mari sama-sama kita belajar untuk mencintai-Nya.

Follow @FauziNoerwenda untuk terus berinteraksi dan bersilaturahim.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s