Dan akhirnya aku pun terbaring sakit…

Manusia sungguh sangat beruntung. ALLAH ciptakan begitu sempurna. Dari ujung kaki hingga ujung rambut merupakan nikmat yang harus kita syukuri. Dengan berbagai nikmat tersebut kita bisa hidup dan menikmati segala apa yang telah ALLAH sediakan.

Mata ini bisa melihat indahnya pemandangan ciptaan-Nya. Telinga ini bisa mendengar suara lembut dari kedua orang tua kita. Mulut ini kita gunakan untuk berkomunikasi dengan banyak orang. Dengan tangan banyak orang menghasilkan karya yang nyata. Serta dengan kaki kita bisa melangkah ke tempat-tempat yang indah. Sungguh semuanya adalah nikmat yang harus kita syukuri. Namun sahabat, apa yang terjadi jika tubuh kita ditimpakan sakit dari-Nya? Sungguh sedikit saja ALLAH cabut nikmat sehat itu, maka kita sebagai manusia akan merasakan hal yang berbeda. Dan sahabat, akhirnya aku pun terbaring sakit.

Semua bermula tepat seminggu pasca lebaran. Hegemoni hari raya masih saja terus membalut tubuh ini. Dan hal itu pula yang membuat diri ini kembali terlena seakan di nina bobokan. Kegiatan yang masih libur membuat diri ini dimanjakan dengan suasana rumah. Akhirnya aktivitas pun tidak produktif. ALLAH mulai menguji saya. Dan kali ini saya kalah dengan ujian yang diberikan-Nya.

Pasca lebaran tersebut saya kembali mengalami fase penurunan dalam ibadah. Saya lebih sering nonton dan begadang hingga 7 hari berturut-turut. Lalu godaan datang pula dari makanan. Entah mengapa kali itu banyak sekali makanan jenis mie yang datang. Ditambah sambal pedas yang membuat lidah ini tak sabar untuk melahapnya. Maka masuklah saya ke dalam lingkaran itu.

Setelah itu mulai terasa ada yang tidak beres dengan tubuh saya. Perlahan pusing mulai mendera. Dan benar saja akhirnya sakit pun menghampiri. ALLAH ingatkan saya melalu sakit.

Masih ingat dalam benak saya, ketika malam itu saya panas berat dan ibu serta adik saya mengantarkan saya ke rumah sakit. Maka mulailah keluarga saya ikut kerepotan gara-gara saya. Disinilah saya mulai tidak bisa melalukan aktivitas apapun. Makan pun hanya sanggup bubur. Seharian selalu terbaring dalam tempat tidur. Dan Fauzi Noerwenda dengan semangatnya seakan menghilang untuk sesaat.

Sahabat, sakit itu benar-benar menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Pertama, saya betul-betul melihat sebuah cinta penuh ketulusan yang hadir dari keluarga saya. Mereka tanp pamrih merawat saya hingga sembuh. Lalu selanjutnya saya tersadar bahwa saya telah melalaikan waktu sehat yang dimiliki. Kemarin-kemarin saya gunakan untuk hal yang tidak produktif. Maka mulai sekarang saya harus melawan nafsu ini agar tidak kembali terkalahkan.

Saya saat itu hanya bisa berdoa, semoga saja sakit ini menjadi penggugur dosa yang saya lakukan. Dan semoga dengan sakit ini saya bisa menjadi pribadi yang sabar. Segala sesuatu telah ALLAH tentukan. Sehat maupaun sakit merupakan ujian dari-Nya. Hanya saja bagaimana cara kita untuk menyikapi segala hal yang telah ALLAH berikan. Bersyukurkah atau malah sebaliknya!

Sahabat, waktu sehat itu sesungguhnya sangat mahal. Namun kita sering menganggap hal itu biasa saja. Baru saat sakit akan terasa mahal. Maka dari itu jagalah waktu sehatmu. Sehatmu itu merupakan aset yang berharga. Maka gunakan waktu sehatmu untuk terus berkarya dan menuai prestasi. Jangan biarkan waktu sakit menggerogotimu dan akhirnya dirimu diselimuti penyesalan.

Selamat berkarya dan selamat menikmati waktu sehatmu.

Mari bersilaturahim lebih lanjut di twitter dengan follow @FauziNoerwenda dan add facebook Fauzi Noerwenda. Semoga bisa menjadi jalan untuk membangan silaturahim.

Advertisements

2 thoughts on “Dan akhirnya aku pun terbaring sakit…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s