Pispot tetap saja Pispot

Apa kabar kawan? Semoga setiap insan yang membaca artikel ini selalu dalam keadaan sehat wal afiat serta dimudahkan dalam setiap urusannya baik rezeki, karir, maupun jodoh. Aamiin.

Di kesempatan emas ini, saya ingin berbagi sebuah cerita tentang pispot. Semoga kawan-kawan bisa terinspirasi.

Kita awali dengan sebuah pertanyaan. Apakah kawan-kawan tahu pispot? Apa itu Pispot?


Pispot_pria2

Menurut situs http://id.wikipedia.org, Pispot adalah sebuah bejana yang diberi pegangan dan biasanya diletakkan di bawah tempat tidur di dalam kamar dan digunakan untuk buang air kecil di malam hari.

Pada intinya sih pispot itu sebuah alat yang digunakan untuk buang air kecil bila kita sedang mengalami penyakit. Jadi apa yang terbayang tentang pispot? Rata-rata orang berkata, jorok, kotor, jiji, dan lainnya. Ya benar adanya apa yang dikatakan itu.

Kali ini saya akan coba mengajak anda pada situasi yang berbeda.

Kalo anda mau lebih fokus, silahkan baca bagian ini dua kali, dan saat membaca yang kedua kali anda boleh sambil membayangkan.

Misal anda disuruh membeli pispot ke toko. Anda membelinya dan dibawalah pulang. Pispot itu masih baru, masih disegel, dan bersih. Lalu anda membukanya. Apakah pispot itu tetap bersih? Ya tetap bersih karena masih baru.

Tiba-tiba saat anda dirumah, ada tamu yang datang. Maka suguhan pun harus diberikan. Bingung karena tidak ada gelas, maka ia jadikan pispot sebagai gelasnya. Lalu diisilah dengan air susu. Dan diberikanlah pada sang tamu.

Kawan, seandainya yang menjadi tamu adalah anda yang sedang membaca, apa yang akan anda lakukan? Apakah akan meminumnya?

Rata-rata orang pasti akan menjawab tidak. Mungkin ada juga yang mengatakan bahwa anda tidak sopan telah memberi itu. Pokoknya jawabannya serba penolakan.

Lantas mengapa bisa seperti itu? Padahal pispotnya baru dan bersih?

Kawan, itu semua terjadi karena pengaruh pikiran bawah sadar kita sangat besar. Pikiran bawah sadar kita tahunya pispot itu kotor, jorok. Jadi mau dibuat seperti apapun tetap jelek.

Sejujurnya banyak hal menimpa terjadi pada kita persis seperti pispot. Atau lebih tepatnya kita membiarkan kehidupan kita menjadi pispot.

Mungkin ada yang pernah mengalami hal seperti ini,

=> Jangan berjilbab, nanti bisa gak laku di kerjaan.

=> Jangan berbisnis, kamu gak punya bakat.

=> Ngapain sekolah, ujung-ujungnya nganggur.

Sebetulnya sepele kan?

Namun kalo itu terus kita dengar berulang-ulang, maka kan terus menempel dan akhirnya jadi sebuah kepercayaan. Itulah kekuatan alam bawah sadar. Faktanya banyak anak muda yang kini lebih memilih jalanan dibanding sekolah, karena mereka pikir sekolah atau tidak tetap saja pengangguran.

Kawan, persoalan ini harus kita selesaikan bersama. Mengubah mindset itu perlu proses dan waktu. Maka dari itu mulai dari kita yang sudah tahu, mari kita terus belajar agar kita semakin memiliki pemikiran yang positif. Lalu kita sebarkan ilmu yang kita miliki pada setiap orang.

Kawan, mari bersama-sama kita tumbuhkan industri kebaikan. Sudah saatnya kegelapan kita hancurkan dan bintang-bintang kehidupan hadir untuk meneranginya.

Silahkan share agar lebih banyak orang yang sadar akan semua ini.

Mohon maaf bila ada kesalahan.

Salam Penuh Cahaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s