Dengarkanlah orang lain..

Alkisah disuatu kampung ada seorang anak muda yang rajin dalam ibadah, sebut saja namanya Budi. Budi adalah seorang anak muda yang menjadi teladan di kampungnya. Setiap waktu sholat tiba, ia berada di barisan terdepan dan selalu mengumandangkan adzan. Namun ada suatu hal yang ternyata tak ia sadari.

adzan

Saat ia mengumandangkan adzan, ternyata suara yang terdengar oleh masyarakat membuat bising dan sakit. Akhirnya ia diberikan peringatan. Namun ia merasa bahwa suara ia sangat bagus dan indah. Kembali ia mengumandangkan adzan, namun ternyata masyarakat yang mendengar merasa kesakitan. Diberi peringatan pun ia tetap tak mendengar.

Hingga hal ini terus terjadi dan membuat masyarakat geram. Pasalnya setiap ia adzan, masyarakat merasakan sakit dari suara yang ia kumandangkan. Batas emosi masyarakat pun tiba. Saking kesalnya tidak mendengar nasihat masyarakat, akhirnya ia diusir dari kampung halamannya dan terasing ke kampung yang lain.

Di kampung yang baru Budi tinggal sendiri. Di kampung itu pula tinggalah seorang keluarga non muslim, mereka hanya berdua, yaitu seorang ibu dan anak gadisnya. Diketahui ternyata anak gadis non muslim itu sangat menyukai pemuda muslim di kampungnya. Ia bahkan ingin menikahi pemuda tersebut. Kecintaannya terhadap pemuda tersebut karena akhlak yang ditunjukannya begitu mulia.

Namun semua berubah drastis saat Budi hadir di kampung tersebut. dengan percaya diri ia kembali mengumandangkan adzan. Dan saat adzan mulai berkumandang, gadis non muslim itu bertanya pada ibunya. “Ibu ini suara apa? Kok suaranya jelek banget?’ Lalu sang ibu menjawab, ” oh itu suara panggilan ibadahnya umat muslim nak”. Si gadis pun kaget dan ia berkata,”wah ibu, kok suara panggilan ibadah umat muslim jelek banget sih. Kalo seperti itu, aku gak mau ah menikah dengan umat muslim. Nanti malah merusak citra diriku ini.”

Pasca adzan berlangsung, akhirnya sang gadis pun batal menikah dengan umat muslim, bahkan Budi yang rajin itu malah kembali diusir dari kampung tersebut.

Kawan, apa hikmah yang bisa kita ambil dari kisah diatas?

Saat ini banyak sekali orang-orang yang selalu yakin bahwa apa yang dilakukan dirinya itu yang terbaik sehingga ia pun tidak mendengar saran dari orang lain. Contoh diatas sangat jelas. Awalnya ada seorang gadis non muslim yang tertarik dengan islam, namun karena cara berdakwah yang salah, akhirnya simpati itu hilang dan malah terbalik menjadi membenci islam.

Kini hal itu sering terjadi. Banyak orang-orang yang awalnya simpati dan tertarik dengan islam namun karena kurang tepat dalam penyampaiannya menyebabkan orang lain malah membenci islam.

Kawan, semoga kita lebih peka lagi dengan kritikan dan masukan. Karena walaupun kritik dan masukan itu pedas, namun itu bisa membuat kita lebih baik.

Semoga bermanfaat.

Aamiin Ya Rabbal Alamin.

 

| Kisah ini berasal dari Jalaludin Rumi dan saya dapatkan saat ta’lim di PPM MIftahul Khoir |

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s