Gagal No Problem ! Sukses, It’s Ok.

sukses-ok

Pada zaman sekarang ini, banyak calon pengusaha yang ingin membuka usaha dalam bentuk motive profit guna memenuhi kebutuhan hidupnya. Namun, sangat disayangkan sekali bila para calon pengusaha takut akan resiko yang nantinya akan dihadapi.

Padahal, seorang entrepreneur sejati adalah seorang yang bisa memanfaatkan sebuah peluang dan juga berani untuk mengambil resiko, termasuk resiko mengalami kegagalan.

Banyak orang yang beranggapan bahwa “kegagalan” adalah suatu akhir dari segalanya. Banyak orang juga berparadigma bahwa “sukses adalah suatu keberhasilan yang dalam menggapainya tidak pernah mengalami hambatan dan tidak pernah mengalami kegagalan.

Hal itu sangatlah salah besar. Sebenarnya, Tuhan sudah menciptakan kegagalan satu paket dengan kesuksesan. Walaupun berbeda sifat, tapi dapat diibaratkan seperti dua sisi mata uang koin. Disisi yang berbeda memiliki perbedaan yang sangat jelas, tetapi masih tetap satu kesatuan dalam koin tersebut.

Alasanya, mengapa Tuhan menciptakan kesuksesan dan kegagalan dalam satu paket padahal berbeda sifat? Jawabanya adalah, agar kita pada saat mengalami kesuksesan dapat menikmatinya semanis mungkin. Alasan kedua adalah, agar kita dapat selalu bersyukur dan ingat kepada Tuhan dan melatih mental kita dalam berikhtiar.

Sebenarnya, kesuksesan yang hakiki adalah bangkitnya Kita dari sebuah kesusahan atau kegagalan dan berhasil membalikan keadaan, dari yang asalnya gagal menjadi sukses.

Maka dari itu paradigma para calon entrepreuneur yang beranggapan bahwa “kegagalan adalah akhir dari segalanya” harus secepat mungkin dipatahkan dan diubah.

Namun, dalam menggapai kesuksesan dibutuhkan langkah-langkah tertentu untuk mewujudkannya. salah satu cara yang paling efektif dan paling dasar adalah meningkatkan kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual.

Dengan meningkatkan kualitas kecerdasan emosi dan spiritual, maka dengan kata lain kita telah meningkatkan keimanan. Dengan tebalnya keimanan kita terhadap Tuhan, maka segala rintangan apapun akan mudah kita hadapi.

Pada hakikatnya, orang bodoh dikalahkan orang terpelajar. Orang terpelajar dikalahkan orang cerdik. Orang cerdik dikalahkan orang hoki. Orang hoki dikalahkan orang nekat. Orang-orang ini semuanya dikalahkan  Oleh orang beriman.

Dengan cerdasnya emosi dan spiritual kita, maka kita dapat dimungkinkan sekali untuk melakukan tindakan-tindakan yang tepat dalam menjalankan roda bisnis.

Pada zaman dahulu, seorang Samurai sejati sudah mempersiapkan dirinya untuk mati sebelum Ia bertarung. Tapi, yang terjadi adalah musuhnya yang mati. Sama halnya dengan entrepreneur sejati. Apabila Ia ingin menggapai kesuksesan, maka Ia harus berani mengambil resiko dan berani untuk gagal lalu bangkit kembali.

Maka dari itu, bangkitlah untuk menjadi seorang entrepreneur sejati. Jangan tunggu kondisi membaik, tetapi lakukan sesuatu agar kondisi membaik. Dan jadilah seorang entrepreneur yang sukses menurut penilaian Tuhan, bukan menurut penilaian manusia. Terus pegang teguh prinsip kebenaran !

Allahu Akbar !

by: win@formais

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s