Maaf Aku Tidak Menepati Janji

janji

            Islam merupakan agama yang hadir dengan berbagai petunjuk yang lengkap bagi umatnya. Islam tidak hanya berbicara masalah ritual ibadah, namun lengkap dengan berbagai aspek kehidupan.

Dengan berjalannya waktu, islam yang dulu diperjuangkan dengan sangat gigih oleh Rasul dan para sahabatnya kini menjadi sebuah hal yang asing kembali. Sehingga aturan kehidupan yang sudah terabaikan.

Salah satu yang islam ajarkan melalui Al-qur’an yaitu perkara menepati janji. Janji merupakan hal yang selalu kita lakukan dengan rekan kita. Terkadang saking seringnya kita berjanji, akhirnya membuat kita lupa untuk menepatinya. Padahal dikatakan bahwa orang yang mengingkari janjinya adalah orang yang munafik.

Astagfirullah. Ya Allah, sungguh begitu banyak janji yang aku ingkari. Entah kapan dan dari mana semua dimulai, entahlah. Ya Allah, aku sadari selama ini banyak janji yang aku abaikan. Aku berjanji hanya untuk sekedar meyakinkan yang lain.

Saat di organisasi, mungkin dari smp hingga sekarang kuliah begitu banyak janji yang akhirnya tidak terpenuhi. Ya Allah maafkan aku. Untuk kawan-kawanku yang pernah bekerja sama dalam satu organisasi, maafkan bila aku tidak menepati janji, maafkan bila janjiku menjadi butiran sakit hati yang kalian rasakan. Maafkan aku.

Saat aku terus belajar dan bertemu orang baru baik di sekolah, tempat les, atau tempat lainnya, mungkin lidah aku pun begitu mudahnya mengucapkan janji yang mungkin aku sendiri belum tepati. Sekali lagi aku meminta maaf pada kalian semua yang janjinya tidak aku tepati.

Kini aku terus bertumbuh dan semakin menyadari bahwa lidah yang tak bertulang ini sering mengucap janji-janji. Bukan maksudku untuk membuat janji manis yang tak terwujud. Bukan maksudku membuat janji indah yang tak terasa keindahannya. Mungkin itulah kebodohan yang aku lakukan karena tak berpikir panjang. Sekali lagi maafkan aku.

Ya Allah, entah bagaimana aku meminta maaf. Terlalu banyak janji yang aku ingkari. Aku berharap ke depannya tak ada lagi kata-kata manis terucap hanya untuk janji manis. Ya Allah, hanya kepada-Mu aku mencurahkan isi hati ini.

Maaafkan segala kesalahan hamba Ya Rabb. Bimbinglah hamba selalu di jalan yang benar. Dan tetapkanlah iman islamku hingga ajal menjemput. Aamiin Ya Rabb.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s