Semua Pasti Berlalu

Dimensi waktu dalam kehidupan terus berputar. Setiap manusia melewati berbagai macam hal yang berbeda dalam setiap harinya. Ada rasa bahagia, sedih, duka, canda, tawa dan masih banyak lagi yang terjadi.

Lantas bagaimana kita menyikapi setiap proses kehidupan yang kita lewati? Pertanyaan itu yang akan menjadi bahasan kita selanjutnya.

Kehidupan merupakan sebuah dimensi waktu di dunia. Masih ingat mungkin saat pertama kali kita dilahirkan, lalu menjadi balita, menjadi anak sekolah dan bertumbuh dewasa hingga sekarang.

Permasalahannya saat kita melewati itu semua, ternyata banyak masalah yang terjadi. Saat kita masih balita, sering sekali kita menangis dan menyusahkan kedua orang tua kita. Beranjak saat kita sekolah, sering kita membuat orang tua kelabakan karena tingkah kita yang nakal. Hal itu terus terjadi baik kita kecil ataupun dewasa.

Rasanya sangat panjang untuk menceritakan berbagai kejadian dalam kehidupan kita. Mungkin kalo dituliskan menjadi sebuh buku, akan menjadi ribuan halaman. Bayangkan saja, puluhan tahun hidup kita itu sangat panjang.

Namun ada sebuah kisah yang membuat saya sadar tentang dimensi kehidupan. Alkisah, ada seorang pemuda yang akan menikah. Lalu dia mendatangi toko cinderamata untuk membeli mas kawin yang akan diberikan pada calon istrinya. Saat itu, ada permintaan unik dari sang pemuda tersebut. Ia meminta untuk dibuatkan cincin yang bertuliskan seluruh perjalanan hidupnya didunia. Mendengar permintaan itu, sang penjaga toko tersebut bingung untuk menuliskan hal apa. Ia berkata,”bagaimana mungkin saya menuliskan kehidupan anda yang begitu lama dalam cincin yang kecil ini?”.

Kebingungan akhirnya terjadi. Tak lama setelah itu, muncul satu orang bijak menghampiri keduanya. Dengan mudahnya dia berkata, nak satu kalimat yang bisa menggambarkan kehidupan kita selama ini adalah SEMUA PASTI BERLALU.

Jawaban itu benar-benar membuat kedua orang tadi tertegun. Sungguh jawaban yang sangat membuat hati terdiam.

Semua pasti berlalu. Itulah kehidupan yang akan kita lewati. Jika kita flash back lagi, dulu kita pernah dapat ujian di SD, tapi apakah sekarang terjadi? Tidak, karena semua pasti berlalu. Dulu kita pernah mendapat ketakutan sendiri? Tapi apakah sekarang seperti itu? Tidak, karena semua pasti berlalu. Mungkin dulu kita pernah bahagia karena juara kelas. Lalu bagaimana dengan perasaan kita hari ini? Apakah sama? Tidak, karena semua pasti berlalu.

Itulah dimensi kehidupan. Maka sesulit apapun kehidupan kita saat itu nikmatilah, karena semua pasti berlalu. Saat kita mendapat kebahagiaan pun nikmatilah karena semua pasti berlalu. Semua akan berlalu persis seperti dulu kita dilahirkan dan akhirnya berlalu menjadi kematian.

Semoga artikel ini bermanfaat. Jika ingin mengobrol lebih dekat, silahkan follow @Fauzinoerwenda atau add FB Fauzi Noerwenda.

Salam Penuh Cahaya!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s